PADANG -- Dua orang yang tengah berada di lapangan depan Rektorat Uversitas Negeri Padang (UNP), Air Tawar, tiba-tiba ambruk, Selasa (2/6) sore. Keduanya diduga terkena peluru nyasar.
Kepala Penerangan Kodam XX Tuanku Imam Bonjol, Kolonel Kavaleri Taufiq, membenarkan kedua orang itu terkena peluru nyasar sekitar pukul 17.00. Hanya saja ia belum bisa menyebut asal peluru.
Kepada awak media di Padang, Selasa (2/6) malam, Kolonel Taufiq menyebut bersamaan pada saat kejadian Batalion Invantri (Yonif) TP 897/Singgalang sedang menggelar latihan yang berjarak sekitar 800 meter dari lokasi kejadian. Terkait peristiwa itu pihaknya masih melakukan investigasi mendalam.
Lebih jauh Kolonel Taufiq mengatakan kedua korban telah ditangani oleh pihak rumah sakit untuk pengangkatan proyektil peluru di bagian tubuh. Pada pemberitaan awal kedua orang itu diperkirakan sebagai mahasiswa UNP.
Dikutip dari Sumbar Headline, kedua korban adalah pria warga sipil terserempet peluru di bagian tangannya. Sementara seorang lagi adalah mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial UNP terkena peluru di bagian kaki. (*)