Prestasi membanggakan tersebut diraih dalam OBA Tingkat Provinsi Sumatera Barat yang digelar di UIN Sjech M. Djamil Djambek (UIN SMDD) Bukittinggi, Sabtu (29/8).
Abdul Hasyim Mubarak tampil sebagai Juara 1, disusul Shufaira Azzahra sebagai Juara 2, sementara Zita Ainiya Putri Hamdani meraih Juara 3. Ketiganya sekaligus berhak melanjutkan perjuangan ke tingkat nasional.
Keberhasilan menyapu bersih tiga podium utama tersebut menjadi pencapaian istimewa bagi PPM Diniyyah Pasia. Sebab, satu lembaga pendidikan mampu mendominasi seluruh posisi juara dalam kompetisi Bahasa Arab tingkat Provinsi Sumatera Barat.
Capaian tersebut juga menjadi bukti keberhasilan pembinaan Bahasa Arab yang dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan PPM Diniyyah Pasia.
Para santri tidak hanya dibekali penguasaan materi akademik, tetapi juga dipersiapkan menghadapi kompetisi melalui latihan dan pendampingan secara intensif.
Keberhasilan PPM Diniyyah Pasia tidak hanya terjadi pada kategori MA. Pada jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs), para santri juga berhasil menorehkan prestasi membanggakan. Delegasi PPM Diniyyah Pasia berhasil meraih Peringkat 3 Provinsi Sumatera Barat, Harapan 1, dan Harapan 2.
Hasil tersebut semakin mempertegas konsistensi pondok pesantren dalam membangun budaya akademik dan kompetisi sejak jenjang MTs hingga MA.
Prestasi yang diraih para santri tersebut tidak terlepas dari proses pembinaan yang dilakukan secara serius sebelum kompetisi berlangsung.
Para peserta mendapatkan pendampingan dari Ustaz Maldison, Luqmanul Hakim, Ustazah Novriyeni dan Dzia Ulhaq.
Pembinaan meliputi penguasaan materi Bahasa Arab, latihan soal, pemantapan kemampuan berbahasa, hingga persiapan mental menghadapi persaingan di tingkat provinsi.
Sebelumnya, para santri dan santriwati PPM Diniyyah Pasia dipercaya mewakili Kabupaten Agam dalam ajang OBA tingkat Provinsi Sumatera Barat.
Kepercayaan tersebut akhirnya mampu mereka jawab dengan prestasi gemilang.
Keluarga besar PPM Diniyyah Pasia menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh santri dan santriwati yang telah berjuang, para pembimbing, serta semua pihak yang memberikan dukungan selama proses persiapan hingga pelaksanaan lomba.
Ustaz Maldison mengatakan prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para santri untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.
Terlebih bagi Abdul Hasyim Mubarak dan para peraih prestasi lainnya yang akan melanjutkan perjuangan ke tingkat nasional.
"Prestasi hari ini bukanlah akhir perjuangan, melainkan awal untuk melangkah lebih tinggi. Dari Diniyyah Pasia untuk Kabupaten Agam, dari Sumatera Barat menuju prestasi nasional," kata Ustaz Maldison, Minggu (30/8/2026).
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras, pembinaan dan semangat berkompetisi dapat membawa nama PPM Diniyyah Pasia tidak hanya bersinar di Kabupaten Agam, tetapi juga di tingkat Provinsi Sumatera Barat hingga menuju panggung nasional. (rz/sgl)