Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Sumbar, Rudy Rinaldy, saat menghadiri Pelantikan Pengurus DPP Ikatan Keluarga Besar Alumni Universitas Bung Hatta (IKBA UBH) Periode 2026–2031 dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Bung Hatta Convention Center, Kampus I UBH Ulak Karang, Padang, Sabtu (19/9).
"Alumni adalah cermin marwah kampus. Kami berharap IKBA UBH mampu menjadi rumah besar yang inklusif bagi seluruh anggotanya, sekaligus tampil sebagai mitra kritis dan strategis bagi Pemerintah Daerah," ujar Rudy Rinaldy membacakan amanat Pemprov Sumbar.
Rudy menekankan agar jajaran pengurus dan keluarga besar alumni senantiasa merawat integritas serta menjadi teladan di tengah masyarakat. Lulusan UBH diharapkan mampu membawa semangat integritas Sang Proklamator Bung Hatta dalam tiap kiprah profesionalnya.
Pelantikan pengurus DPP IKBA UBH periode 2026–2031 dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP IKBA UBH, Mardiansyah, yang ditandai dengan pengucapan sumpah pengurus serta pengibaran bendera pataka organisasi. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Rakernas dan penyusunan program kerja strategis pascamusyawarah besar (mubes).
Ketua Yayasan Pendidikan Bung Hatta, Prof. Dr. Ganefri, Ph.D., menyambut positif pengukuhan pengurus baru tersebut. Menurutnya, potensi besar sekitar 60 ribu alumni UBH yang tersebar di berbagai daerah menjadi kekuatan utama dalam mendukung ekspansi akademik kampus.
"Potensi alumni sangat dinantikan untuk mendukung percepatan program strategis UBH, seperti pembukaan program studi jenjang S3 (Doktor) hingga pengembangan Fakultas Kedokteran," kata Ganefri.
Senada dengan hal itu, Rektor UBH, Prof. Dr. Diana Kartika, menyatakan bahwa sinergi alumni dan sivitas akademika merupakan kunci dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan.
"IKBA UBH akan memperkuat almamater melalui kolaborasi terarah—baik dalam membuka peluang kerja bagi lulusan baru, membangun jejaring industri, hingga penyediaan dukungan beasiswa," tuturnya. (kmf)