M. Nurnas 


PADANG, Swapena - DPRD Sumbar pertanyakan rencana Pemprov Sumbar untuk memenuhi target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2016-2021.  DPRD menilai banyak target yang belum tercapai, sementara jangka waktu hanya tersisa satu tahun. Masa jabatan gubernur dan wakil gubernur, Irwan Prayitno-Nasrul Abit pun sudah hampir habis, tidak cukup setahun lagi. 

"Kami melihat banyak sekali target RPJMD yang belum terpenuhi. Bagaimana rencana gubernur dan wakil gubernur untuk memenuhi target ini? Apalagi mengingat waktu tersisa kurang dari setahun lagi. Untuk gubernur dan wagub masa jabatan terbilang hanya beberapa bulan lagi," ujar M. Nurnas dari Fraksi Demokrat DPRD Sumbar, saat rapat paripurna Kamis (12/11) di gedung dewan. 

Nurnas mengatakan target RPJMD banyak belum tercapai salah satunya karena pembangunan daerah yang masih belum konsisten. Selain itu anggaran juga banyak terpakai untuk proyek pembangunan 'mercusuar' yang sebenarnya tidak masuk dalam target RPJMD.  "Misalnya untuk pembangunan jembatan layang Purus di Padang, pembangunan Gedung Kebudayaan dan juga pembangunan stadion utama di Padang Pariaman," ujarnya. 

Bahkan, lanjut dia, proyek pembangunan ini pun banyak yang tak sesuai dengan target perencanaan awal. Misalnya stadion utama yang diminta gubernur untuk dibangun sebagai pendukung rencana Sumbar sebagai tuan rumah pelaksanaan ajang olahraga nasional PON. Namun akhirnya Sumbar tak terpilihmenjadi tuan rumah. 

"Akhirnya tetap juga dibangun dan ditargetkan jadi tempat pelaksanaan MTQ Nasional. Namun itu pun hanya untuk acara pembukaan," ujar Nurnas. 

Dia mengatakan target RPJMD merupakan manifestasi atau perwujudan dari visi misi gubernur dan wakil gubernur jika terpilih sebagai kepala daerah yang memimpin Sumbar. Visi misi ini sudah pula disampaikan pada masyarakat pada masa kampanye sebelum terpilih dalam pemilihan kepala daerah. "Jika target tidak tercapai seperti ini bagaimana pertanggungjawaban pada masyarakat dan juga kepada DPRD?" ujarnya. 

Untuk itu, DPRD menilai perlunya Pemprov untuk juga berfokus pada pemenuhan target RPMJD pada APBD Tahun 2021.  

Wakil Ketua DPRD Sumbar, Suwirpen Suib juga menegaskan hal yang sama. DPRD, kata Suwirpen, sejak awal penyusunan kebijakan umum anggaran-plafon penggunaan anggaran sementara (KUA-PPAS) Tahun 2021 yang merupakan patokan penyusunan APBD Tahun 2021 selalu mengingatkan pemprov untuk juga berfokus pada pemenuhan target RPJMD periode 2016-2021. 

Menurut dia, memang untuk APBD Tahun 2021 penyusunan anggaran dan program masih harus berfokus pada penanganan pandemi covid 19, baik itu untuk sektor kesehatan maupun untuk dampek ekonomi. Namun pencapaian target kinerja RPJMD Tahn 2016-2021 juga harus diperhatikan. (t2)




 
Top