Ilustrasi 

PADANG,  Swapena - Pemerintah pusat memutuskan Pemda dapat membuka sekolah tatap muka di masa pandemi Covid-19 di semester genap per Januari 2021. Di satu sisi, Ahli Epidemologi Universitas Andalas Padang, Defriman mengatakan dibukanya sekolah tatap muka, remot kontrolnya ada pada masing-masing kepala daerah.

"Ini perlu dinilai betul dan terus dievaluasi langkah-langkan yang telah dan akan diambil. Keputusan pemerintah tidak jauh berbeda dengan model kebijakan ketika memasuki new normal akan diterapkan.  Tanggal main  sudah ditetapkan, suka tidak suka, seolah-olah harus dilaksanakan dan dijalankan. Yang perlu diingat, jangan gegabah, pandemi bukan ajang uji coba. Nilai kesiapan kita dan nilai risiko yang akan dihadapi. Siapkan skenario yang matang dan terburuk dihadapi," kata Defriman, dalam grup WhatsApp Kawal Covid-19 Sumbar, Minggu (22/11).

Disebutkannya, banyak para nakes telah mengingatkan semua pihak, mereka sudah lelah menghadapi Covid-19, tidak ada yang siap kalau sudah muaranya sampai di rumah sakit. Penyesalan tidak ada gunanya kemudian hari. 

"Yang dinilai itu, tidak hanya kita yang di dalam, pertimbangan daerah sekitar, situasi nasional dan juga  global. Komunikasi, sosialisasi dan edukasi mengenai risiko tetap dimasifkan jangan sampai kendor dan lelah.  Ini ibarat antibiotik, menghadapi gelombang berikutnya. Tanpa disadari, isu vaksin yang akan ada segera ke depan, membuat kita abai terhadap protokol kesehatan. Resilience dan kapastias sistem kesehatan terus ditingkatkan, ini bekal buat kita ke depan," ujarnya.

Pandami Covid-19, katanya membuat orang sadar, tidak bisa diselesaikan oleh single fighter. Butuh solidaritas bersama karena tidak semua orang ahli dalam bidangnya. Banyak belajar dari perspektif dan pengalaman yang berbeda dari orang dan tempat yang berbeda, meskipun semua orang juga meraba-raba. Belum tentu,  berhasil diawal, bisa saja keteteran kemudian, atau bisa saja sebaliknya. "Ini yang harus dipertanggungjawabkan di kemudian hari. Semoga kita selalu dalam lindungan-Nya," harap Defriman. (yk)


 
Top