Joko Widodo 

PADANG, Swapena - Jika tidak aral melintang dan perubahan mendasar, Musabaqah Tilawatil Quran  (MTQ) Nasional ke XXVIII akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), Sabtu (14/11) besok malam. Upacara pembukaan tersebut dilaksanakan sekitar pukul 19.30 WIB secara virtual.

Sementara itu, akan hadir di Sumatera Barat secara fisik pada upacara pembukaan MTQ tersebut  Menteri Agama, Fachrul Razi. "Hingga pagi ini belum ada perubahan bahwa yang akan membuka MTQ Nasional itu adalah Bapak Presiden secara virtual," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumbar, Jasman Rizal menjawab pertanyaan swapena.com, Jumat (13/11) pagi ini.

Sebelumnya, Jasman mengatakan pelaksanaan MTQ kali ini berbeda dari biasanya. Kali ini kegiatan  berlangsung di tengah pandemi Covid-19. Untuk menjaga agar kegiatan berjalan sukses dan aman, Pemprov Sumbar mengeluarkan beberapa kebijakan terkait protokol kesehatan (prokes) yang musti dilaksanakan panitia maupun peserta MTQ. 

“Sesuai surat Gubernur Sumbar tanggal 30 September, bahwa setiap kafilah harus melakukan test swab di provinsi masing-masing dan hasilnya dikeluarkan maksimal 2 hari sebelum keberangkatan. Kalau negatif baru boleh berangkat,” sebut Jasman.

Kebijakan ini diperkuat dengan surat dari Panitia Penyelenggara MTQ tanggal 3 November 2020 tentang prosedur kedatangan kafilah ke Sumbar. Selain kewajiban swab untuk semua tamu dan panitia, juga ada pemisahan orang serta barang-barang kafilah dengan penumpang umum sehingga memungkinkan untuk physical distancing.

Jasman menekankan protokol kesehatan tidak hanya diterapkan secara umum, juga berlaku di seluruh venue yang menjadi lokasi perlombaan. Termasuk di Bandara Internasional Minangkabu (BIM), hotel, lokasi pembukaan maupun kendaraan angkutan. Untuk ini, pihaknya telah mempersiapkan aturan/ketentuan yang ketat sesuai protokol kesehatan dan diawasi langsung oleh Kepolisian, Satpol PP dan TNI.

Untuk mencegah terjadinya kerumunan saat kegiatan MTQ di masing-masing venue, panitia telah mengatur waktu dan cara supaya khafilah tetap mengikuti protokol kesehatan. “Waktu dan teknis lomba diatur sedemikian rupa agar tidak terjadi penumpukan orang di masing-masing venue," terang Jasman. 

Perlu diketahui MTQ Nasional ke XXVIII tersebut berlangsung dari 14 hingga 20 November 2020 diikuti semua provinsi di Indonesia. Bagi  Sumbar, ini adalah tuan rumah ke dua. Sebelumnya pernah jadi tuan rumah pada MTQ Nasional ke-XIII tahun 1983 silam. (sp)

 
Top