Faktual dan Berintegritas

 


PADANG, Swapena -- Mobil-mobil rancak berhenti di depan rumah sangat sederhana di Tui, Kelurahan Kuranji Kota Padang. Dari dalam mobil-mobil itu turun orang-orang dengan pakaian baju koko, lalu melangkah ke arah pintu rumahnya.

Sang pemilik rumah yang bernama Eri Meiroza agak lama juga tertegun memandang satu persatu tamu yang datang. Ternyata dari sekian orang yang datang, terdapat Walikota Padang, Hendri Septa. Baru ia sadar bahwa itu adalah rombongan yang menjemput dan keluarga untuk berbuka puasa di rumah dinas Walikota.

Tak hanya untuk kegiatan berbuka puasa, tetapi keluarga Eri menginap dan makan sahur di kediaman Walikota Padang tersebut. Berbuka, menginap dan sahur dengan warga mis─Ěn adalah program baru Pemko Padang bernama "Semalam di Palanta Bersama Dhuafa". Pada Ramadhan 1422H ini ada tujuh keluarga mendapat kesempatan berbuka, nginap dan sahur bersama di rumah walikota dan keluarga Eri Meiroza adalah yang mendapat kesempatan pertama, Sabtu (17/4).

Eri mengaku tak menduga akan dijemput langsung sang Walikota. Awalnya ia hanya berpikir akan dijemput sopir atau salah seorang pejabat saja, tapi ternyata walikota datang langsung menjemput.


"Saya dan keluarga benar-benar tersanjung," kata warga RT 02 RW 02 Tui Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji itu.

Lebih tersanjung lagi, ia dan keluarga bisa  berbuka puasa satu meja dengan Walikota Hendri Septa. "Terima kasih Pak Wali," katanya. (sp)

 
Top