Faktual dan Berintegritas

 


SOLOK, Swapena -- Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi melakukan panen raya padi di Kito Baru, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Kamis (22/4). Panen raya ini, merupakan sebagai bentuk upaya membangkitkan Sumatera Barat menjadi lumbung beras nasional.

Dalam sambutannya, Gubernur mengatakan, Kabupaten Solok merupakan salah satu sentra produksi beras di Sumatera Barat dan ini sejalan dengan salah satu program unggulan pemerintah provinsi dalam bidang pertanian. "Siapa yang tidak kenal dengan beras Solok. Bareh tanamo," ujar dia.

Untuk mewujudkan harapan sebagai sentra beras nasional tersebut, diperlukan penguatan pertanian dari hulu hingga hilir. "Untuk itu perlu disediakan berbagai fasilitas pendukung, antara lain perbaikan jaringan irigasi, pompanisasi, pembuatan embung, cetak sawah baru dan menyamakan pola tanam," kata Mahyeldi.

Mahyeldi juga menyampaikan untuk peningkatan produksi padi selain melakukan peningkatan mutu bibit, pola tanaman juga perlu menggunakan teknologi pertanian dengan peralatan pertanian yang semakin maju. "Di lokasi ini ada sekitar 150 hektar lahan persawahan dan masih terlihat pola taman yang tidak sama. Tentunya ini akan memudah berkembangnya hama pada saat panen. Pola tanam serentak lebih mampu meningkatkan hasil produksi dan memudahkan pada saat panen karena sudah ada alat panen yang cepat dan memudahkan petani," ujarnya.

Lebih jauh gubernur mengatakan, program unggukan di sektor pertanian ini menjadi perhatian penuh karena lebih 50 persen kegiatan ekonomi masyarakat Sumbar bergerak pada sektor ini selain juga Sumbar memiliki daerah agraris yang subur. "Kita berharap majunya sektor pertanian ditandai dengan jumlah produksi yang tinggi serta meningkatkan hasil pendapatan masyarakat petani dan UMKM dan mensejahterakan di Sumatera Barat, " ujarnya. 

Ikut pada panen raya tersebut bupati Solok, Forkopimda, pejabat kecamatan hingga nagari serta kalangan pemuka masyarakat. (hms)

 
Top