Faktual dan Berintegritas


PADANG, Swapena -- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) gelar Talkshow Digital Marketing bertema "Yuk Pahami SEO, SEM, dan Brand Awareness untuk UMKM", di Hotel Mercure Padang, Kamis (6/5) 

Dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy, dan Inspektur IV Kemkominfo Fajar Budiantoro, talkshow dengan tagar #MakinCakapDigital ini diharapkan bisa memberikan satu keberkahan pada perekonomian Sumatera Barat. 

Pada kesempatan ini, Joinaldy juga menyampaikan pengalaman pribadinya bangun branding di dunia maya menggunakan teknik Search Engine Optimization (SEO). Mulai dari bisnis pakan ternak hingga branding di dunia politik berhasil dilakukannya. 

"Saya basicnya adalah bussiness man yang kecemplung di Politik. Saya tau awalnya saya bukan siapa-siapa di Sumbar, tapi SEO inilah yang saya mainkan, yang saya optimalkan," Ujar Joinaldy 

Talkshow dengan jargon "Saya Netizen Asik Indonesia" ini mengundang 3 narasumber ahli, Digital Marketing Specialist Yonisman, CEO @voucherpulsa sekaligus Founder @startupKITO Doni Satria Ihsan, dan Tenaga Ahli Menkominfo Devie Rahmawati. 

Membahas perubahan jaman di era 4.0 yang esensinya adalah Internet of things. Sehingga segala hal dilakukan dengan Internet, tidak hanya dunia akademik dan hiburan, tapi juga dunia bisnis kini dipaksa untuk bertransformasi ke digital karena pandemi. 

"Digital Market ini juga bisa meningkatkan UMKM ekonomi menengah dan ekonomi kecil kita dan mengoptimalisasi apa yang ada di dunia maya," Ujar Joinaldy. 

Kemkominfo sebagai Kementerian yang berperan sebagai fasilitator, akselerator, dan regulator, sedang berusaha membangun suatu talenta digital. Membangun literasi digital di mana setiap individu mampu mengakses, memahami, membuat, mengomunikasikan, dan mengevaluasi penggunaan teknologi digital. 

Sebagai salah satu bukti nyata, Kemkominfo memiliki program Digital Talent Scholarship yang sekurang-kurangnya 100.000 hingga 150.000 jumlah individu yang diterima. 

"Kita ini sedang memasuki proses percepatan transformasi digital dengan tujuan untuk mencapai digital talenta yang merupakan visi utama dari Presiden Republik Indonesia," kata Inspekstur IV Kemkominfo Fajar Budiantoro. 

Di samping itu, Joinaldy juga menyampaikan bahwa untuk membangun Brand Awareness membutuhkan waktu, tenaga, usaha, dan inovasi. Sehingga kita harus bersabar dan terus belajar. 

"The world is in your hand. Jadi bagaimana kita berupaya pelatihan atau talkshow ini bisa menghasilkan nilai untuk kita," tutupnya. (da/kmf)

 
Top