Faktual dan Berintegritas


SOLOK -- Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, melaunching lima program inovasi unggulan Kementerian Agama Kota Solok, di aula Kantor Kemenag Kota Solok, Rabu (17/6). Inovasi tersebut bertujuan memperkuat pendidikan keagamaan, membentuk karakter religius generasi muda, serta menanamkan nilai-nilai agama sebagai benteng dalam mencegah kenakalan remaja.

Lima inovasi yang diluncurkan tersebut yakni Gema Zikir (Gerakan Madrasah Mengaji dan Berzikir), Sikampus (Senin Kamis Puasa), Pena Madrasa (Penmad Membina dan Mendampingi Madrasah), Gema Ziq (Gerakan Membaca Al-Qur’an dan Berzikir di Pesantren), serta Lapdi Pontaq (Laporan Bulanan Digital Pondok Pesantren, MDTA dan TPQ).

Dalam sambutannya, Wali Kota Solok menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama Kota Solok atas lahirnya berbagai inovasi yang mendukung terwujudnya Kota Solok sebagai Kota Beras Serambi Madinah. Menurutnya, penguatan pendidikan agama sejak dini sangat penting untuk membentuk generasi yang berakhlak mulia, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan zaman.

Wali Kota menegaskan bahwa nilai-nilai agama harus menjadi pondasi utama dalam kehidupan generasi muda. Melalui program-program tersebut, diharapkan para pelajar, santri, dan generasi muda Kota Solok semakin dekat dengan Al-Qur’an, rajin beribadah, serta terhindar dari berbagai bentuk kenakalan remaja dan pengaruh negatif perkembangan teknologi maupun pergaulan bebas.

“Pemerintah Kota Solok mendukung penuh berbagai inovasi yang mendorong peningkatan kualitas pendidikan keagamaan. Dengan penguatan nilai-nilai agama, kita berharap dapat melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak, serta mampu menjadi penerus pembangunan yang membanggakan bagi Kota Solok,” ujar Wali Kota.

Peluncuran program ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Solok dan Kementerian Agama dalam mewujudkan masyarakat yang religius, berakhlak, dan berdaya saing menuju Kota Solok yang semakin maju dan madani. (dkm)
 
Top