Petugas Puskesmas Pakan Kamis menggendong bayi. (gd). 

BUKITTINGGI - Seorang perempuan yang diduga mengalami keterbelakangan mental melahirkan di sebuah gubuk pinggir jalan raya Bukittinggi-Medan, tepatnya di Kelok Dalam, Jorong Pandam Gadang  Ranggomalai Nagari Gadut, Kecamatan  Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Perempuan itu melahirkan secara normal sendiri tanpa bantuan medis. Bayi yang dilahirkannya berjenis kelamin perempuan, berat 2,5 kg dengan panjang 44 cm.

Informasi wanita itu melahirkan pertama kali diketahui warga sekitar pukul 09,30 WIB. Selanjutnya warga memberitahukan kepada sekretaris jorong, dan pihak jorong menyampaikannya kepada Neldawilis, salah seorang Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Tilatang Kamang. "Setelah kami mendapat informasi itu, kami langsung ke TKP dan didapati perempuan itu telah menggendong bayinya, namun tali pusar bayi itu belum putus secara sempurna," kata Neldawilis.

Selanjutnya, kasus penemuan itu dilaporkan ke Puskesmas Kecamatan Tilatang Kamang dan Dinas Sosial Kabupaten Agam.

"Dinas Sosial Kabupaten Agam akan merujuk perempuan malang itu ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Gadut Padang hari ini juga," terang Neldawilis.

Petugas UGD Puskesmas Tilatang Kamang yang mendapat informasi itu langsung turun ke TKP dengan ambulance.

"Sampai di TKP kami langsung melakukan pertolongan terhadap ibu dan anak. Kami lihat tali pusar
tidak putus dengan sempurna, sehingga kami potong kembali untuk merapikan dan membersihkannya", kata Bidan Mildawati yang didampingi oleh penjaga ruangan, Roza.

Selanjutnya, Ibu dan bayinya dibawa ke Puskesmas Pakan Kamis untuk penanganan lebih lanjut. Hasil pemeriksaan petugas , ibu dan bayi tersebut dalam kondisi baik,  dan sehat.

Untuk sementara bayi malang itu  dirawat di Puskesmas. Sementara ibunya hasil koordinasi dengan Dinas Sosial akan dirujuk ke RSJ Gadut, Padang. (gd)

 
Top