Para perantau Minang siap-siap menaiki KM Ceremai. (ist)

JAYAPURA - Gelombang pertama pemulangan perantau Minang yang jadi korban tragedi Wamena dimulai.  Sebanyak 130 orang sekitar pukul 13.00 WIT tadi diberangkatkan dari Pelabuhan Jayapura.

Mereka bertolak dari Papua dengan menggunakan KM Ceremai. Perjalanan dari Jayapura ke Jakarta memakan waktu sekitar satu minggu. Diperkirakan para pengungsi tersebut sampai di Pelabuhan Tanjung Priuk pada 8 Oktober nanti.

“Ini merupakan gelombang pertama yang diberangkatkan dari Jayapura,” kata Kasi  Ops Korem 172/Praja Wira Yakhthi, Mayor Inf. Jhoni Nofriady yang langsung memandu proses pemberangkatan para pengungsi tersebut.

Informasi yang didapat swapena.com,  dari Jakarta nantinya urang awak tersebut akan dipulangkan ke kampung halaman dengan menggunakan bus. Diperkirakan ada sekitar empat bus yang akan membawa mereka ke ranah Minang.

Perantau yang dipulangkan pada gelombang pertama ini diseleksi, yaitu pria dengan fisik yang masih kuat serta perempuan yang kesehatannya memadai untuk perjalanan lama di atas kapal. “Memang ini agak tergesa-gesa, karena mengantisipasi makin banyaknya penumpukan orang di pengungsian ini,” sebut Mayor Jhoni.

Semantara itu, di Jayapura saat ini jumlah antrean untuk dipulangkan terus bertambah. (y)
 
Top