CUPAK - Kebakaran yang terjadi di Dusun Balerong, Jorong Pasar Baru, Cupak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok yang terjadi Kamis (7/11) pagi  diduga akibat kompor minyak tanah. Kebakaran itu menewaskan seorang nenek.

Informasi yang diperoleh swapena.com, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 08.30. Api diduga berasal
dari kompor minyak tanah  yang saat itu dipakai oleh Mira (30) untuk memasak di dapur rumah itu. Entah bagaimana mulanya, tiba-tiba api kompor membesar, lalu membakar hingga ke sumbu kompor. Panik melihat api membesar,  Mira kemudian menendang kompor yang sedang menyala tersebut.

Karena ditendang, api menyambar dan membakar daun kelapa kering dan sabut kelapa yang ada di dapur tersebut. Api kian membesar dan tak terkendali, sehingga menyebar dengan cepat ke seluruh bagian dapur dan membakar rumah tersebut.

Warga yang melihat kejadian itu berusaha membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun naas, nenek Nursini yang saat itu tergolek lemah di dalam rumah karena sakit tak mampu diselamatkan, dan meninggal dunia.

Sementara cucu Nursini yang lain, Roni Andesta (31) masih bisa diselamatkan meski menderita luka bakar serius di sebagian tubuhnya dan harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD Arosuka.

Api baru bisa dijinakkan beberapa jam kemudian, setelah masyarakat bersama anggota Polsek Gunung Talang dan mobil unit Damkar dari Kabupaten Solok serta Kota Solok turun ke lokasi kejadian.  Selain menghanguskan rumah Nursini beserta isinya, api juga menyambar dua unit rumah yang ada di belakangnya.

Kapolres Solok AKBP Ferry Irawan melalui kapolsek Gunung Talang Iptu Azwari Siregar, SH,MH yang dihubungi terpisah membenarkan kejadian itu. “Dugaan sementara api berasal dari kompor minyak tanah yang dipakai memasak. Sementara kerugian diperkirakan Rp300 juta,” ujar Iptu Azwari  Siregar. (rm)
 
Top