Faktual dan Berintegritas

Mahyeldi 

PADANG  - Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Sumatera Barat kembali menggelar Job Fair secara daring dan luring pada Selasa (7/5). Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama antara Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sumatera Barat, UNP, dan Pusat Pasar Kerja (Pasker ID) Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumatera Barat Buya Mahyeldi, menekankan pentingnya menempatkan pekerja dengan kompetensi yang tepat untuk mengisi kebutuhan di dunia kerja. Menghadirkan berbagai peluang kerja juga telah menjadi fokus Pemerintah Provinsi Sumatera Barat guna menekan angka pengangguran terbuka.

Mengutip data BPS, tercatat dalam dua tahun terakhir angka pengangguran terbuka turun sebesar 0,58% dari 6,52% menjadi 5,94%. Penurunan angka pengangguran yang berkaitan erat dengan pengentasan kemiskinan menjadi dasar dalam upaya pemerintah dalam membuka dan menyalurkan tenaga kerja.

"Tingkat pengangguran berpengaruh terhadap upaya Pemprov Sumbar dalam mengentaskan kemiskinan di tengah Masyarakat," kata Gubernur Mahyeldi membuka acara.

Lebih lanjut, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumbar Nizam Ul Muluk menerangkan kegiatan Job Fair yang berlangsung selama dua hari tersebut, diikuti oleh 50 perusahaan lokal, nasional, dan internasional yang membuka hingga 1.500 lowongan kerja.

"Job fair ini memberikan kesempatan bagi para pencari kerja untuk mengeksplorasi berbagai peluang karier, baik secara langsung maupun melalui platform daring," ujarnya.

Menurut Nizam, Job Fair yang diselenggarakan melalui kerjasama Disnakertrans Sumbar, UNP, dan Pasker ID ini merupakan bentuk komitmen Pemprov Sumbar dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif dan berkelanjutan. (kmf)

 
Top