Faktual dan Berintegritas

Ilustrasi

PADANG - Koperasi Wanita Ikaboga Padang kembali mengekspor bumbu masakan Minang. Bumbu yang diekspor adalah bumbu randang dan bumbu kalio, dengan tujuan Norwegia.

"Kita (buat) order (pesanan ekspor) yang ketiga (kali)," kata Sekretaris Koperasi Wanita Ikaboga Padang, Harti Ningsih di Oslo, Norwegia, Jumat (24/5).

Ningsih bertolak ke Norwegia menemui Emmy Jorgensen, salah satu importir (buyer) produk dari perusahaan bernama Scanesia yang berpusat di Oslo. Emmy, dalam wawancara yang sama, mengaku perusahaannya mengimpor bumbu randang dan kalio hasil produksi Koperasi Wanita Ikaboga Padang, Sumatera Barat, hingga satu ton sekali kirim.

​Emmy mengatakan, koperasi tersebut kini mengusung merek tunggal "Padang Kitchen" untuk produk ekspor. Walau begitu, untuk saat ini baru bumbu randang dan bumbu kalio yang diekspor koperasi itu.

Menurut Emmy, produk-produk Koperasi Wanita Ikaboga Padang mendapat respon yang bagus di pasar Norwegia. "Karena ke depannya, saya mungkin akan menambah produk portofolio dari Padang Kitchen ini, jadi sekarang kita mulai dua (produk) dulu," kata Emmy.

Emmy mengatakan, Scanesia telah membicarakan ekspor randang sejak 2016, namun produk randang saat itu belum memenuhi standar ekspor. Oleh karenanya, bumbu yang akan diekspor harus disesuaikan dahulu dengan standar yang berlaku. Salah satunya pemilihan bumbu randang, alih-alih daging randang, karena adanya larangan impor daging.

"Ini prosesnya satu tahun untuk bisa mendapatkan hasil yang bisa kami ekspor," kata Ningsih menambahkan.


Emmy menyebut, seperti disampaikannya saat bertemu Gubernur Sumbar, Mahyeldi pada 2022 lalu, dirinya ingin memperkenalkan masakan Minang kepada dunia. Hal ini disebabkan status randang yang sudah mendunia dan menjadi salah satu makanan terbaik dunia versi berbagai indikator.

"Saya bilang, kita sudah mendapatkan status 'the best food in the world' (makanan terbaik di dunia)... We have to do something, we have to promote (Kita harus melakukan sesuatu, kita harus mempromosikan), kita harus kenalkan ke dunia that we have a good food from Padang (bahwa kami memiliki makanan bagus dari Padang)," kata Emmy menjelaskan.

Mengenai keberlanjutan ekspor, Ningsih mengatakan pihaknya selalu berkomunikasi dengan Emmy. Ningsih mengaku memiliki komitmen untuk meneruskan ekspor bumbu tersebut. "Saya selalu berkomunikasi dengan Ibu Emmy sebagai buyer, di mana letak kekurangan dan proses belajar kami sebagai UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) yang ada di Indonesia. Itu selalu beliau (Emmy) koreksi," kata Ningsih.

Selain bertemu Emmy, Harti Ningsih - bersama Emmy - juga memenuhi undangan mengikuti festival Indonesia dari Kedutaan Besar RI di Oslo. Festival bernama "Indonesia Spice Up Oslo" tersebut diselenggarakan di Yongstorget, sebuah alun-alun di pusat kota Oslo. Festival akan berlangsung pada Sabtu 25 Mei 2024 ini. (charlie)

 
Top