Faktual dan Berintegritas

Foto bersama nelayan penerima bantuan. 


PAINAN, Swapena
--  Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono, diwakili Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Artati Widiarti, melaksanakan kunjungan kerja di Pesisir Selatan, Jumat (4/6).

Kedatangan rombongan Dirjen PDSPKP tersebut  disambut Wakil Bupati Pessel, Rudi Hariansyah dan Komandan Lantamal, Laksma  Hargianto, Kepala Dinas Perikanan, Andi Syafinal, serta Asisten II Mimi Riarty Z, dan sejumlah pejabat lingkup Pemkab Pessel, di TPI Carocok Tarusan Koto XI Tarusan.

Dalam kunjungan tersebut, Artati Widiarti melakukan beberapa rangkaian kegiatan di antaranya, meninjau SPBU nelayan,  menyerahkan bantuan modal kerja dengan sistem  kredit lunak kepada nelayan, menemui dan dialog singkat dengan nelayan di kawasan pelabuhan perikanan, kemudian rombongan menuju keramba kerapu di perairan Sungai Nyalo,  dan meninjau lokasi situs tenggelamnya Kapal MV. Boelongan di Teluk Mandeh

Pada kunjungan tersebut, Dirjen PDSPKP Artati Widiarti, menyerahkan bantuan pinjaman modal kerja sistem  kredit lunak dari Badan Layanan Umum (BLU) Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP) sebesar Rp 1,23 Milyar kepada kelompok nelayan di Pelabuhan Perikanan, Kecamatan Koto XI Tarusan, Jumat (4/6).

Penyerahan bantuan kredit tersebut disaksikan Anggota DPD RI, Emma Yohana, Wakil Bupati, Rudi Hariyansyah, Kadis Kelautan dan Perikanan Sumbar, Yosmeri.

Pada kesempatan itu, juga hadir Plt. Dirjen PT, Muhammad Zaini, Staf Ahli Menteri Bid Esosbud, Darmadi Aries Wibowo, Direktur LPMUKP, Syarif Sjahrial dan Sesdit PRL, Hendra Yusran Siri.

Adapun kelompok dan nelayan yang menerima bantuan kredit tersebut, sebagai berikut, Kelompok Harapan Jaya Bagan Sutera bergerak bidang usaha perikanan tangkap Rp 800 juta, Musrial usaha perikanan tangkap Rp 140 juta. Berikutnya, Syafril Sani usaha perikanan tangkap Rp 140 juta,  Afrijan usaha pengolah dan pemasar hasil perikanan Rp 40 juta dan Syafriyaldi usaha perikanan budidaya ikan lele Rp 115 juta.

"Saya berharap kelompok dan nelayan yang menerima bantuan agar lebih giat berusaha dalam rangka meningkatkan ekonomi. Kemudian manfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya," pintanya.

Kadis Kelautan dan Perikanan Sumbar, Yosmeri mengatakan, bantuan pemerintah untuk nelayan tersebut bertujuan meningkatkan usaha sektor perikanan.

Antara lain, usaha perikanan tangkap, pengolah dan pemasar hasil perikanan, usaha perikanan budidaya lele dan lainnya. "Kita juga melakukan pembinaan pada nelayan yang menerima bantuan, sehingga dapat meningkatkan usaha sektor perikanan," harapnya.

Anggota DPD RI, Emma Yohana dalam kesempatan itu meminta agar bantuan bagi nelayan itu dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

"Jangan sampai bantuan tersebut disalahgunakan.  Kemudian dinas terkait hendaknya melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap nelayan penerima bantuan," pintanya.

Sementara Wakil Bupati Pesisir Selatan, Rudi Hariyansyah menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan RI yang telah memberikan perhatian terhadap pengembangan usaha nelayan di daerah ini.

"Semoga dengan bantuan itu usaha perikanan semakin berkembang yang juga berdampak terhadap ekonomi nelayan. Kita juga berharap agar bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan tidak hanya berhenti sampai disini, tapi berlanjut kedepannya," ucapan wabup.  (rls)

 
Top