Faktual dan Berintegritas

 

Mahyeldi 

PADANG, SWAPENA -- Sumatera Barat pada Hari Raya Idul Fitri 1444 H ini   akan dipadati para perantau yang datang dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan juga dari negara lainnya. Jumlahnya diperkirakan mencapai 1,8 juta orang.

"Kita prediksi perantau dan tamu yang pulang kampung (pulkam) dan datang ke Sumatra Barat meningkat tajam. Perkiraannya 1,8 juta hingga 2 juta orang yang datang dari berbagai penjuru," kata Gubernur Sumatra  Barat, H. Mahyeldi Ansharullah saat membuka  Rapat Koordinasi Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2022/1443 Hijriah yang diselenggarakan di salah satu hotel di Padang, Selasa (19/4).

Jumlah ini diperkirakan terjadi karena banyak faktor, diantaranya dampak dua tahun pandemi yang menyebabkan mereka tak bisa pulang kampung serta adanya kebijakan  pemerintah yang memberikan kelonggaran untuk masyarakat mudik ke kampung halamannya.

Guna mengantisipasi itu, gubernur mengingatkan agar seluruh stakeholder  sektor perhubungan, baik darat, laut, dan udara untuk melakukan berbagai antisipasi dari segala kemungkinan yang tak diinginkan. 

Pembenahan sarana prasarana  transportasi seperti perbaikan jalan menurutnya harus segera dilakukan demi memberi rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan. "Kalau ada jalan berlubang harus segera diperbaiki dan yang terkait harus segera pula memetakan jalan-jalan yang rawan bencana," tegasnya.

Gubernur juga mengimbau masyarakat untuk tidak meminta sumbangan di jalan, baik untuk perbaikan jalan atau pun sarana ibadah. "Ini bisa membahayakan keselamatan mereka yang meminta dan juga para pengguna jalan serta memunculkan ketidaknyamanan. Dari itu, kami imbau jangan lakukan ini," tegasnya. (yn)


 
Top