BATUSANGKAR -- Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional ke-43 Tingkat Kabupaten Tanah Datar Tahun 2026 resmi dibuka Bupati Tanah Datar Eka Putra di Lapangan Sepak Bola Nagari Simabur, Kecamatan Pariangan, Jumat (19/6).
Dalam sambutannya, Bupati Eka Putra mengaku bahagia dan terharu karena pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten tahun ini digelar di Kecamatan Pariangan, yang dikenal sebagai nagari tertua di Minangkabau.
Menurutnya, pelaksanaan MTQ di Nagari Tuo Pariangan menjadi simbol bangkitnya kembali semangat Luhak Nan Tuo yang berlandaskan falsafah Adat Basandi Syara', Syara' Basandi Kitabullah (ABS-SBK) dalam mewujudkan Tanah Datar Madani.
"Alhamdulillah, ajang dua tahunan ini kembali dapat kita laksanakan. Saya yakin dan percaya, dengan senantiasa membaca dan mengamalkan Al-Qur'an, masyarakat dan daerah kita akan selalu mendapat perlindungan Allah SWT. Mari bersama-sama membuktikan nilai-nilai ABS-SBK dalam mewujudkan Tanah Datar Madani," ujarnya.
Bupati mengatakan, MTQ yang dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat nagari hingga internasional tidak hanya berfungsi sebagai syiar Islam, tetapi juga menjadi sarana evaluasi terhadap pembelajaran dan pengamalan Al-Qur'an di tengah masyarakat.
Ia berharap MTQ Nasional ke-43 ini mampu melahirkan qari, qariah, hafiz, hafizah, serta kafilah terbaik yang nantinya dapat mengharumkan nama Tanah Datar di tingkat yang lebih tinggi.
Untuk itu, Eka Putra mengingatkan Dewan Hakim agar menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan transparan.
"Kepada Dewan Hakim, saya berpesan agar memberikan penilaian secara terbuka dan seadil-adilnya. Jika ditemukan adanya kecurangan dalam proses penilaian, saya tidak segan menghentikan pelaksanaan MTQ ini. Saya ingin pelaksanaan MTQ Nasional tingkat Kabupaten Tanah Datar ini menjadi contoh untuk pelaksanaan MTQ Nasional di tingkat provinsi Sumatera Barat terutama dalam penerapan penilaian yang objektif dan tanpa intervensi," tegasnya. (pkp/td)