Dr. Novirman 

PADANG ARO - Kasus Covid-19 kembali bertambah di Kabupaten Solok Selatan. Hari ini, Rabu (28/10) terjadi penambahan terkonfirmasi positif sebanyak  11 orang.

Data sementara yang dirilis Kepala Dinas Kesehatan Solok Selatan,  Dr. H. Novirman. S. KM. MM,  berdasarkan hasil pemeriksaan yang keluar dari FK Unand Padang,  Selasa (27/10), dari 240 sample spesimen terperiksa, tercatat terkonfirmasi sabanyak 11 orang. 

Adapun hasil tes swab yang keluar tersebut yang berasal dari spesimen dari Puskesmas Bidar Alam  tercatat sebanyak 6 orang yang terkonfirmasi positif covid-19 dengan inisial,  TSS, PFS,  YP, AR, AA dan AP. 

Berikutnya dari Puskesmas Lubuk Gadang yang terkonfirmasi positif Covid, berinisial YG dan HEP, dari Puskesmas Mercu yang terkonfirmasi positif, MH dan ASN. Terakhir spesimen berasal dari Puskesmas Pakan Selasa dengan inisial SM. 

Menurut Novirman, identitas lengkapnya yang terkonfirmasi positif hari ini, nanti akan disampaikan, bersamaan dengan perbaikan jika ada kesalahan data dari yang telah dikeluarkan hari ini. 

Secara pasti, pihaknya tetap optimal dalam penanganan yang terkonfirmasi positif covid-19, dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus di daerah ini. 

Bahkan untuk penanganan pasien yang terkonfirmasi positif ini sudah dipersiapankan sesuai dengan prosedur penanganan pasien covid. Artinya, tim kesehatan akan melakukan identifikasi pasien yang terkonfirmasi positif itu dengan segera. Apakah mereka akan isolasi mandiri atau di rawat di ruang isolasi RSUD Solsel, " jelas Novirman. 

Di tempat terpisah, Pjs. Bupati Solsel, Jasman Rizal mengimbau pihak Dinas Kesehatan dan Satgas Covid untuk melakukan tracking dan traching. Sedangkan pada Dinas Sosial, Camat dan Wali Nagari agar segera melakukan upaya lokasi isolasi mandiri.

"Bahkan pada camat, diminta untuk sesegera mungkin melakukan koordinasi dalam penanganan pasien covid-19, baik secara isolasi mandiri maupun yang akan dirawat, " harap Jasman. 

"Jika penderita dengan gejala ringan, sebaiknya isolasi mandiri di nagari dengan pengawasan ketat Puskesmas, dan jika hasil pemeriksaan klinis ada comorbid, diharapkan RSUD segera bersiap melakukan perawatan instensif," demikian harapan Jasman.  (Af)

 
Top