PADANG ARO -  Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga  Kabupaten Solsel menggelar Bimbingan Teknis PAUD Holistik-integratif (HI) selama tiga hari,  mulai Rabu sampai Jumat (21-23/10). Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Bupati Solsel diwakili Plt. Kadisdikpora Solsel,  Novrizon, S. Pd. M. Si itu digelar di dua lokasi, di aula Kampus Widyaswara Indonesia sebanyak 70 orang, dan di ruang pertemuan TK Amar Ma'Aruf Kutianyia Pasir Talang sebanyak 30 orang. 

Hadir di acara yang diawali pemateri Aria Ahmad  Mangunwibawa dari Direktorat PAUD Kemendikbud RI, secara zoom metting tersebut, Kabid PAUD/ PNF Disdikpora,  Ermiwati,  S. Pd. MM, Kasi Pengembangan Karakter dan Peserta Didik Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Disdikpora Nella Novita, S. Pd, Kasi Kelembagaan dan Sapras Fabril, S. Pd. MM.

Aria Ahmad Mangunwibawa di kesempatan itu mengajak seluruh pengelola lembaga dan tenaga pendidk Paud untuk betul-betul menerapkan holistik-interaktif (HI) dalam mendidik anak-anak. 

Artinya sesuai makna HI itu sendiri,  pengelolah lembaga betul-betul diharapkan dapat mewujudkan penanganan anak usia dini secara utuh atau menyeluruh. 

Dimaksud utuh itu  mencakup layanan gizi dan kesehatan,  pendidikan dan pengasuhan serta perlindungan, untuk mengoptimalkan semua aspek perkembangan anak yang dilakukan secara terpadu oleh berbagai pemangku kepentingan dilingkungan  yang berkabolorasi dengan pemerintah

Sementara itu, Plt. Kadisdikpora,  Novrizon, S. Pd. MM dikesempatan itu  mengajak seluruh peserta Bintek PAUD HI agar betul-betul serius mengikuti rangkaian kegiatan yang disampaikan oleh beberapa orang nara sumber. 

Muaranya tentu akan terwujudnya anak di kabupaten berjuluk Nagari Saribu Rumah Gadang ini yang sehat, cerdas dan Berakhlak.” ungkap Novrizon. 

Sementara itu, panitia pelaksana kegiatan yang juga Kasi Pengembangan Karakter dan Peserta Didik Nella Novita, S. Pd dalam laporannya menjelaskan,  bahwa jumlah peserta bintek sebanyak 100 orang dari 162 lembaga PAUD yang ada di Solsel. Sedangkan total tenaga pendidiknya se-Solsel sebanyak 450 orang. 

Adapun sumber dana kegiatan berasal dari DIPA Kemendikbud RI dengan kegiatan Pelaksanaan Bantuan Penyelenggaraan Pengembangan Paud HI tahun 2020.

"Pengelola lembaga PAUD di Solsel pantas bersyukur, karena dari ratusan lembaga yang ada di Indonesia, tahun ini hanya mendapat bantuan sebanyak 50 lembaga, salah satunya diperoleh Solsel, " kata Nella. 

Nela juga menjelaskan, tujuan kegiatan ini pada intinya akan meningkatnya kapasitas penyelenggaraan Paud HI di Solsel. Serta meningkatnya penanganan anak usia dini secara utuh yang dilakukan secara terpadu oleh berbagai pemangku kepentingan di tingkat masyarakat, Pemerintah Daerah dan Pusat. 

Sementara itu, Kabid Paud/ PNF Disdikpora Solsel,  Ermiwati,  S. Pd. MM didampingi Kasi Kelembagaan dan Sapras Fabril, S. Pd. MM, menambahkan bahwa pelaksanaan bintek ini dilakukan di dua lokasi dengan tatap menerapkan protokol covid-19.

Adapun nara sumber kegiatan berasal dari tenaga profesional yang sudah terlatih dari Disdikpora Solsel,  IGTKI,  Himpaudi dan dari PKG, " terang Ermiwati. 

Menurut Kasi Kelembagaan dan Sarpras, Fabril, S. Pd. MM, setiap lembaga akan mendapat dukungan Biaya Operasional Penyelenggaraan (BOP) sebesar 600 ribu setiap murid dalam satu tahun. 

Adapun kegunaanya adalah untuk penunjang pelaksanaan Paud HI dengan kegiatan untuk  penyelenggaraan pendidikan keluarga (parenting),  memberlakukan pembiasaan makan-makanan sehat dan seimbang. 

Selain itu juga adanya kegiatan pemeriksaan kesehatan,  seperti pengukuran berat dan tinggi badan. Bahkan kerjasama dengan Posyandu atau Puskesmas juga jadi kegiatan yang mesti dilakukan Paud HI. 

Terakhir melakukan Deteksi Dini Tingkat Kesehatan (DDTK) dan mengkoordinasikan dengan pihak terkait juga mesti dilakukan dalam pendidikab Paud HI.  (Af)

 
Top