Kegiatan Sosialiasi Partisipatif yang digelar Panwascam Sungai Pagu di aula kantor camat stempat. (Af)

SOLSEL -  Panwascam Kecamatan Sungai Pagu hadirkan tokoh masyarakat se-Kecamatan dalam rangka Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pilkada Serentak  Gubernur Sumbar dan Bupati Solsel di aula kantor camat setempat, Sabtu (17/10).

Kegiatan satu hari penuh tersebut menurut Ketua Panwascam Sungai Pagu, Amroni, SE,  SST. Par. unsur tokoh masyarakat yang dihadirkan diantaranya, dari unsur ninik mamak, unsur ulama, unsur bundo kanduang dan perwakilan dari organisasi paguyuban perantau yang ada di daerah itu. 

Hadir pada acara itu,  Kordiv. PHL Panwascam,  Sudirman, S.Pdi, M.  Pd., Kordiv HPP,  Novia Savitri, S. Pd dan Koordinator Sekretariat (Korsek)  Panwascam,  Nur Utami. S. Pd. Sementara sebagai nara sumber diantaranya,  mantan Ketua KPU Solsel Mulyadi, dan Camat Sungai Pagu Rolli Almar, S. SSTP. M. Si. 

Menurut Ketua Panwascam Sungai Pagu Amdani, isu yang paling hangat saat ini ditengah-tengah masyarakat adalah masalah money politik. 

"Isu terkini yang sangat hangat dan perlu menjadi perhatian berbagai pihak adalah masalah politik uang, dan hal ini merupakan suatu pelanggaran dalam Pilkada, " kata Amdani. 

Maka dari itu peran aktif dari berbagai unsur masyarakat di daerah ini sangat diharapkan  untuk turut serta. Mulai dari mensosialisasikan tindakan yang dinilai masuk ranah pelanggaran, hingga membantu melaporkan pelanggaran yang terjadi.

Sisi lain yang yang juga diharapkan pada berbagai unsur masyarakat itu adalah perlunya mendukung terwujudnya pelaksanaan Pilkada, damai, aman dan sukses. 

Dikatakan juga bahwa muara dari kegiatan Sosiali Partisipatif (Sospar) ini diadakan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwasanya pengawasan ini adalah tanggung jawab kita bersama bukan hanya dari penyelenggara pemilihan”, ucapnya

Sementara itu, Kordiv PHL,  Sudirman menambahkan bahwa untuk mendukung suksesnya Pilkada serentak yang aman dan sukses, juga akan ada penguatan tenaga pengawas yang akan ditempatkan di setiap tingkat pelaksanaan Pemilu tahun ini. 

Nara sumber,  Mulyadi dikesempatan itu menjabarkan tentang  berbagai cara untuk mengantisipasi pemilu bergejolak, hal ini tentunya tidak terlepas dari kerjasama semua pihak dalam pengawasan.

Dalam pelaksanaannya, ada tiga persyaratan integritas pemilu, yaitu integritas penyelenggara, integritas kontestasi (proses/tahapan) dan integritas hasil.

"Peran serta semua pihak dalam pengawasan pemilu ini, sangat menentukan sekali. Untuk itu diharapkan partisipasinya dalam pengawasan pemilu badunsak ini,"sebut Mantan Ketua KPU Solok Selatan ini.

Sedangkan Camat Sungai Pagu, Rolli Almar dalam paparan berharap agar pihak Panwascam lebih banyak membuat slogan-slogan yang berkaitan dengan keterlibatan masyarakat untuk terlibat lebih aktuf lagi melakukan pengawasan Pemilu. 

Sehingga tingkat kekurang pendulian masyarakat untuk ikut mengawasi Pemilu kali ini akan dapat dimilinisir. Artinya dengan adanya slogan yang bekaitan dengan aturan pengawasan, akan dapat memotivasi masyarakat untuk lebih aktif dalam melakukan pengawasan," harap Rolli Almar. 

"Yang dikatakan pengawas partisipatif adalah pengawasan yang sangat mengena sekali kepada masyarakat oleh karena itu para tokoh harus ikut serta juga melalukan pengawasan.”  ungkapnya

Di kesempatan itu,  Rolli Almar juga mengingatkan, agar jangan menjadikan Pilkada ini sebagai cluster baru penyebaran Covid-19. Maka dari itu penerapan protokol covid-19 menjadi hal utama dalam pelaksanaan Pilkada Serentak pada 9 Desember 2020 nanti

Koorsek Pawaslu Kecamatan Sungai Pagu, Nur Utami menambahkan bahwa pentingnya Sospar ini  dalam rangka mewujudkan optimalisasi pengawasan pada Pilkada 2020.  (Af)

 
Top