PAINAN - Usaha perkebunan sawit saat ini dinilai tidak lagi menggiurkan bagi petani Pesisir Selatan, karena di segi finansial hasilnya tidak sehebat dulu lagi.

"Jika petani mempunyai lahan satu hektar, petani sawit hanya menghasilkan sekitar  Rp1 juta, tapi kalau padi atau jagung petani bisa mendapatkan  hasil Rp4 juta setiap bulan," kata Camat Air Pura, Mukhtar Is pada saat pembukaan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) kecamatan, Kamis (12/3).

Kata camat, karena dinilai kurang menguntungkan petani ingin mengganti tanaman sawit dengan komoditi jagung atau padi.

"Sudah saatnya petani berfikir mengganti sawit dengan jagung yang lebih menjanjikan disegi ekonomi," ajak Mukhtar Is.

Kebijakan memusnahkan sawit dan mengganti dengan tanaman lain sebelumnya juga sudah dilakukan oleh masyarakat Nagari Kambang Utara Kecamatan Lengayang. Masyarakat Kambang Utara membabat tanaman sawitnya dan mengganti dengan tanaman manggis.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Pesisir Selatan, Ir. Erizon, MT yang hadir dalam kesempatan itu langsung merespon dengan memerintahkan Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura daerah setempat untuk mengalokasikan program kegiatan cetak sawah baru di Air Pura.

"Jika petani ingin mengganti tanaman sawit dengan tanaman jagung atau padi pemerintah mendukung," kata Sekda Erizon.

Selain itu,  juga akan ada program pengadaan jagung hibrida dan bibit padi serta bibit komoditi lainnya. (rn)
 
Top