SOLO - Tim Sumatera Barat keluar sebagai juara pertama nasional Piala Soeratin U-15, setelah mengalahkan Kalimantan Barat dengan skor tipis 2-1. Laga final tersebut dilangsungkan di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Sabtu (29/2). Dengan kemenangan itu, PSP U-15 yang mewakili Sumbar memboyong piala ke Sumbar.

Dua gol kemenangan Sumatera Barat dicetak oleh Zulkifli Yahya pada menit ke-41, disusul oleh gol dari Haviv Mumtaza menit ke-52. Satu gol Kalimantan Barat dibuat oleh Krisna Sulistia Budianto di menit ke-11.

Sumatera Barat memulai laga dengan hati-hati, mereka hanya sesekali melakukan serangan, namun kerap menguasai bola. Tak jarang juga mengancam pertahanan Kalimantan Barat. Benar saja, baru berjalan 11 menit, gawang mereka sudah kebobolan, oleh Krisna Sulistia Budianto.

Babak pertama memang milik Kalimantan Barat, tapi tidak dengan babak kedua. Sumatera Barat mulai bangkit, mereka berusaha untuk mengejar ketertinggalan. Adalah Zulkifli Yahya yang membuka gol bagi Sumatera Barat di menit ke-41 melalui skema serangan balik. Laga kemudian ditutup dengan satu gol lagi dari Sumatera Barat di menit ke-52, kali ini oleh Haviv Mumtaza.

Mengenai laga, pelatih kepala Sumatera Barat, Tri Gustian mengungkapkan, “Kami dari Sumatera Barat merasa bersyukur bisa keluar sebagai pemenang di kejuaraan ini, kami sudah mempersiapkan mental dan taktik untuk menyambut partai final. Ini pencapaian terbaik kami selama Piala Soeratin, menjadi juara merupaka hasil kerja keras kami selama ini,” katanya.

“Sesuai janji kami, kami telah berhasil membawa piala ini ke Padang. Memang, melawan Kalimantan Barat, tidak mudah, kami sempat kecurian gol lebih dahulu. Tapi saya katakan ke pemain, untuk tetap tenang dan memanfaatkan segala peluang yang ada,” tegasnya.

“Sejak awal ikut putaran nasional, saya meminta pemain untuk tidak bermain dengan beban, bermain tenang dan konsentrasi di setiap pertandingan. Itu juga berlaku di final ini dan sekarang kami bisa menikmati hasilnya.”

Sementara itu di pihak Kalimantan Barat, melalui pelatih kepalanya, Jefridin Anwar, “Selamat untuk Sumatera Barat, mereka memang kuat dan pantas menjadi juara. Saya melihat para pemain sedikit mendapatkan tekanan, dan kurang tenang. Apalagi setelah membuat gol lebih dahulu, seperti kami lengah. Itu akan menjadi pelajaran bagi kami, untuk lebih baik dan lebih siap dalam menghadapi turnamen lainnya,” jelasnya. (rl)
 
Top