AGAM - Dalam empat tahun terakhir, Nagari Panampuang, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam konsisten melakukan publikasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa/Nagari (APB) Nagari di depan kantor nagari serta di ruang terbuka publik. Hal itu dilakukan untuk menunjukkan transparansi pengelolaan keuangan nagari kepada masyarakat.

"Kegiatan yang dilakukan walinagari Panampuang Agam, merupakan hal yang patut dicontoh dan tauladani oleh nagari dan desa lain di Sumatra Barat," ungkap Khairul Anwar, MH Konsultan Pendamping Kementerian Desa Wilayah II Sumbar, Kamis (5/3).

Di samping itu nagari dan desa melalui semua stake holder juga harus memperhatikan kualitas kerja dan laporan kegiatan sesuai ketentuan yang berlaku ungkap Khairul yang akrab dipanggil Tan Rajo itu.

Media publikasi berupa baliho berukuran besar yang dipasang di depan kantor nagari tersebut, dituangkan secara rinci soal besaran dan sumber pendapatan, pembiayaan serta belanja nagari pertahunnya, serta laporan realisasi penggunaan dana tahun sebelumnya.

Walinagari Panampuang Zulhendra, S.HI mengatakan, publikasi pengelolaan APB Nagari ini dilakukan sejak empat tahun anggaran terakhir. Hal ini dilakukan berdasarkan Peraturan Nagari (Perna) Nomor 5 Tahun 2019 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Nagari Panampuang Tahun 2020  dan sesuai amanat Undang - Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, serta Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa, agar masyarakat bisa dan ikut mengawal dana desa (DD) maupun alokasi dana desa (ADD) yang hampir mencapai Rp. 2 miliar.

“Dengan dilakukan publikasi, masyarakat bisa langsung memantau pembangunan nagari dan ikut mengawal," katanya.

Zulhendra berharap, dengan adanya transparansi anggaran yang dikelola nagari, masyarakat juga mendapat edukasi akan pentingnya kejujuran dan keterbukaan. Sebab, secara tidak langsung hal itu sangat mendidik masyarakat lebih aktif dan peduli terhadap nagarinya.

Terkait hal itu Ketua Badan Musyawarah Nagari ( BAMUS)  Panampuang Fitrianto, S.Ag mengatakan. "Saya yakin dengan media publikasi melalui pemasangan baliho APBNagari yang dilakukan walinagari sudah tepat, Tujuannya supaya masyarakat bisa mengetahui efektifitas pengelolaan anggaran di nagari  sebagai wujud transparansi kepada masyarakat," ujarnya. (rl)
 
Top