Faktual dan Berintegritas

Asisten I Sedakab. Solsel. Dr. H. Fidel Efendi didampingi Kadis Koperindag & UKM,  Budiman, dan Kabid Koperasi dan UKM Azizah Mutia menyerahkan bantuan stimulan kepada pelaku UKM du kantor bupati, Rabu (2/9/). (Af)

PADANG ARO  - Sebanyak 7 Usaha Kecil Menengah (UKM) di Solok Selatan (Solsel) menerima dana stimulus dari Pemerintah Pusat sebesar 84 juta. Masing-masing UKM menerima sebesar 12 juta.

Penyerahan bantuan dana ini diserahkan secara simbolis oleh Plt Bupati Solsel yang diwakili oleh Asisten I, Fidel Efendi di kantor bupati setempat, Rabu (2/9).

Fidel Efendi menekankan kepada UKM yang menerima bantuan untuk menggunakan dana bantuan ini sesuai dengan rencana anggaran biaya yang telah dibuat saat mengusulkan penerima bantuan ini.

Secara berkala akan dilakukan verifikasi oleh pemerintah daerah, provinsi dan dari kementerian. "Kami harapkan dana ini dapat dipergunakan sebaik-baiknya, karena nanti akan dilakukan verifikasi oleh pemda," ungkapnya. 

Di samping itu, ia juga berharap UKM di Solsel dapat terus berkreasi dan bersinergi mengembangkan usahanya. Salah satunya ia berharap agara UKM di Solsel memiliki ciri khas sendiri dari produknya, hal ini katanya akan menjadi daya tarik sendiri bagi pembeli.

Selain itu katanya, yang masih sedikit kurang bagi UKM di Solsel adalah masalah kemasan. Menurutnya kemasan yang bagus dan menarik juga akan berdampak positif bagi daya beli konsumen terhadap produk UKM di Solsel.

Kepala Dinas Koperasi, Industri, Perdagangan dan UKM Solsel, Budiman menambahkan, sebelumnya kabupaten Solok Selatan mengajukan sebanyak 22 UKM untuk dinilai sehingga mendapatkan bantuan dana stimulus ini.

Namun, setelah dilakukan penilaian yang mendapatkan bantuan hanya 7 UKM, sesuai dengan hasil penilaian dari Pemerintah Provinsi dan Kementerian. "Penilaiannya dari provinsi, kita sudah usulkan 22 UKM, namun yang mendapatkan hanya 7 UKM," ungkapnya.

Ia menambahkan tahun sebelumya yang menjadi prioritas penerima bantuan adalah usaha kerajinan dan Solok Selatan mendapatkan 10 UKM yang menerima bantuan.

Sementara itu tahun ini yang menjadi prioritas penerima bantuan adalah usaha makanan dan saat ini solsel mendapat bantuan untuk 7 UKM.

Ia berharap bantuan ini bisa dimanfaatkan sesuai dengan program yang diajukan dan selama 6 bukan ke depan akan dievaluasi.

"Kami harapkan bantuan ini betul memanfaatkan sesuai dengan program yang diajukan, nanti kami evaluasi dari pemerintah kabupaten, provinsi dan kementerian," imbuhnya.

Salah seorang penerima bantuan, Elvi Rahim Owner Syifa Cake, menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada pemerintah dan akan memanfaatkan sebaik-baiknya sesuai dengan program yang telah diajukan.

"Bantuan digunakan kami manfaatkan dengan baik, sesuai dengan program yang telah diajukan, akan digunakan untuk membeli bahan pokok, beli oven, mixer dan lain-lain," ungkapnya.

Ia menambahkan, selama dalam kondisi pandemi Covid-19, terjadi penurunan omsetnya menjadi 50 persen, dimana selama ini dalam sebulan omset jualnnya mencapai 10 juta, selama pandemi menjadi 5 juta. "Ada dampak beberapa bulan kebelakang selama pandemi," ungkapnya. Af

 
Top