Faktual dan Berintegritas



PADANG, SWAPENA --  Ketua DPRD Sumatera Barat, Supardi, SH dan rombongan Tim Safari Ramadhan Sumbar kunjungi Masjid Raya Syekh Ahmad Baruah Gunuang, Kecamatan Bukit Barisan,  Kabupaten Limapuluh Kota. 

Dalam sambutannya, Supardi mengatakan untuk membangkitkan dunia kepariwisataan Sumatera Barat, Menhir Mahek merupakan sebuah situs budaya masa lalu yang tentunya akan menjadi perhatian dunia internasional. "Menhir Mahek zaman Hindu dalam penelitian banyak orang menyatakan telah ada lebih dari 4.000 Menhir di  agari Mahek. Menhir adalah bebatuan tempat makam 500 tahun sebelum masehi yang menandakan Mahek telah menjadi metropolis pusat perkembangan kemajuan peradaban pada masa megalitikum minimalnya di Pulau Sumatera", ungkap Supardi. 

Ia menambahkan, Menhir Mahek setara banyaknya dengan ribuan menhir-menhir berupa ribuan Menhir tempat pemujaan yang diperkirakan didirikan 1500 SM oleh manusia pra sejarah, di Gunung Padang, Desa Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat  di masa megalitikum 1500 tahun sebelum masehi. "Kita sedang mendorong kawasan Mahek menjadi lokasi wisata budaya terpopuler di Sumatera Barat, sebagai kunjungan wisata dunia. Baik sebagai penelitian, pembelajaran budaya dalam perkembangan peradaban dunia," ujarnya.

Kenapa Mahek? Kebudayaan dan peradaban merupakan identitas dari perkembangan dinamika masyarakat dalam kepribadian, kecerdasan dan kebaikan memajukan kehidupan orang Minang.

"Wisata kebudayaan itu, tentunya menguatkan jatidiri sebagai orang minang yang berfilsafat Adat Basandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah, alam takambang jadi guru. Konsep yang menjaga kelestarian alam dan budaya yang kuat, menjadikan daya tarik kunjungan wisata, menghargai keberadaan masyarakat minang itu sendiri dalam peradabannya" ungkap Supardi.

Ikut mendamping rombongan, utusan DPM PTSP, Mewakili Sekwan Kabag Persidangan, Kabag Kesra Biro Bintal Setdaprov, Humas DPRD Sumbar, Mewakili Dirut Bank Nagari. (hms)

 
Top