Faktual dan Berintegritas


SOLSEL, Swapena - Mapolsek Sungai Pagu, Solok Selatan diserang massa. Meski tidak menimbulkan kerusakan parah, namun kejadian itu membuat Solok Selatan menjadi buncah.

Pantauan awak media di Mapolsek Sungai Pagu, beberapa titik di dalam Mapolsek kaca pecah berserakan. Sejumlah komputer terjungkal dari tempatnya. Di bagian luar, satu kaca nako pecah. 

Informasi yang diperoleh awak media di lapangan, Rabu (27/1), penyerangan massa ke Mapolsek Sungai Pagu itu dipicu penangkapan salah seorang warga Koto Baru berinisial DK yang berujung penembakan oleh aparat kepolisian. DK akhirnya meninggal dunia di RSUD Muara Labuh. 

Kapolres Solok Selatan, AKBP Tedy Purnanto, yang turun ke lokasi kejadian mengatakan, akan dilakukan upaya persuasif untuk menenangkan warga dan pihak keluarga. "Prioritas saat ini adalah membuka akses jalan dan membubarkan kerumunan massa," kata Tedy.

Sampai ba'da magrib tadi, kawasan sekitar Mapolsek Sungai Pagu masih mencekam. Kerumunan massa masih berkumpul di sejumlah titik. Di depan RSUD Muara Labuh, di simpang tiga Rao-rao Koto Baru, di Simpang Kampuang nan Limo dan sebagian di sekitar Mapolsek Muara Labuh. 

Massa juga memblokir jalan dengan memarkirkan truk dan beberapa kendaraan lain di tengah jalan raya. Akibatnya jalan Muara Labuh- Padang Aro terganggu.

Terkait penangkapan DK, Kapolres Solok Selatan, AKBP Tedy Purwanto menjelaskan, bahwa DK ditangkap karena terlibat kasus judi. Petugas terpaksa memberikan tindakan tegas terukur, karena yang bersangkutan melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam saat ditangkap. (rk)

 
Top