PADANG ARO, Swapena  -  Pemerintahan Nagari Pasar Muara Labuh menuai prestasi, menerima piagam penghargaan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) RI. Penghargaan itu diterima atas kesuksesan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap pertama tahun anggaran 2020.

Piagam penghargaan itu secara resmi diserahkan oleh Plt. Bupati Solsel. H. Abdul Rahman yang diwakili Pj. Sekdakab Solsel, Fidel Efendi usai upacara bendera Hari Jadi Kabupaten (HJK)  Solsel ke-17 di halaman kantor bupati setempat, Kamis (7/1).

Bahkan sebelumnya (akhir Desember 2020-red) Nagari yang dipimpin Pj. Wali Nagari, Efrizal, A. Md tersebut, juga satu-satunya Pemerintahan Nagari di Kabupaten berjuluk Nagari Saribu Rumah Gadang itu menerima piagam penghargaan di bidang Kompetensi dan Transparansi Dana Desa yang diikuti oleh seluruh nagari terbaik dari kabupaten /kota se-Sumatera Barat.

Prestasi ini sudah barang tentu sebuah penilaian untuk menunjang kinerja apratur pemerintahan nagari lebih baik lagi, baik sesuai dengan topik penilaian yang sudah dilakukan, maupun untuk berbagai program kerja lainnya dalam rangka mewujudkan pelayanan pada masyarakat, " harap Fidel Efendi. 

"Pemerintahan Nagari Pasar Muara Labuh yang terletak persis di pusat  Muara Labuh itu untuk menghadapi penilaian sudah barang tentu  tidaklah mudah mempersiapkannya. "Hal itu, dikarenakan tidak saja disebabkan oleh letaknya di pusat keramaian, penduduknya juga heterogen. Namun di bawah kepemimpinan Efrizal, hal-hal yang sebelumnya mungkin dianggap rumit, dapat dilewati dengan baik, sehingga Nagari Pasar Muara Labuh ini mampu menoreh prestasi, " tambahnya. 

Ke depan setidaknya, hal ini akan dapat menjadi motivasi bagi perangkat nagari maupun masyarakatnya dalam melaksanakan berbagai kegiatan pembangunan, " pungkas Fidel Efendi. 

Di tempat terpisah, Pj. Walinagari Pasar Muara Labuh,  Efrizal mengungkapkan bahwa prestasi ini adalah milik masyarakat nagari. "Kami sebagai walinagari bersama perangkat nagari dan lembaga yang ada di nagari, hanyalah sebagai pemain peran atau sebagai  pembantu masyarakat dalam menata, dan mengelola berbagai kepentingan masyarakat dalam rangka mewujudkan pemberdayaan dan kesejahtetaan masyarakat, " kata Efrizal

Ia menyebutkan, sehebat apapun pimpinan atau perangkat nagari mengelola nagari, jika masyarakatnya tidak ikut, mustahil berbagai prestasi mampu diraih.

Masih menurut Efrizal, piagam penghargaan dibidang Kompetensi dan Transparansi Dana Desa yang diraih Nagari Pasar Muara Labuh medio Desember 2020 lalu adalah lomba yang meliputi seluruh aspek Kompetensi dan Transparansi Dana Desa. Hebatnya  tim penilainya berasal dari DPMD Provinsi, PWI  Sumbar dan Pamong senior. 

Adapun hasil penilaian ini mencerminkan aplikasi program nyata dan kinerja yang telah diaplikasikan seluruh elemen pemerintahan terkait. "Sedangkan objek dan hasil penilaian yang ada tidak bisa direkayasa, karena sudah teraplikasi, " tambah Efrizal. 

Penyerahan piagam penghargaan di bidang Kompetensi dan Transparansi Dana Desa diserahkan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Sumatera Barat pada  Rapat Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Dana Desa Provinsi Sumatera Barat Tahun 2020 Angkatan II  di Pangeran Beach Hotel Padang akhir  2020 lalu. (af)

 
Top