Faktual dan Berintegritas


PADANG, SWAPENA -- Kabar gembira.  Aplikasi BIGStar dari RSUP Dr. M. Djamil, Padang berhasil masuk 15 besar pada gelaran Health Inovation Sprint Accelerator 2022, yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan RI.

Gelaran yang merupakan kerjasama dari Digital Transformation Office (DTO), United Nation Development Program (UNDP) Indonesia dan Kementerian Kesehatan RI ini, merupakan ajang penilaian inovasi di bidang kesehatan Indonesia. Terdapat dua kategori yang dinilai pada gelaran kali ini, yakni kategori Health-Tech dan kategori Bio-Tech.

Dari 105 tim yang berpartisipasi pada Health Innovation Sprint Accelerator 2022 ini, aplikasi BIGStar yang diluncurkan oleh tim RSUP Dr. M. Djamil berhasil masuk dalam 15 besar. Selanjutnya aplikasi andalan RSUP Dr. M. Djamil ini akan berkompetisi dengan inovasi-inovasi lain dari seluruh rumah sakit terkemuka di Indonesia. Antara lain aplikasi Kidney Team dari RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

Aplikasi BIGStar (Big Data in Support Analytical Research) sendiri adalah aplikasi yang diluncurkan oleh RSUP Dr. M. Djamil pada masa pandemi Covid-19, yang bertujuan untuk menghimpun data-data rekam medis pasien yang kemudian diolah ke dalam variabel untuk penelitian. Berbasis web dengan bigdata, BIGStar memberikan banyak kemudahan bagi peneliti di bidang kesehatan yang membutuhkan data yang valid dalam melakukan penelitian.

Direktur Umum, SDM dan Pendidikan RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, SpOG(K), yang juga bertindak sebagai project leader aplikasi BIGStar menjelaskan, aplikasi ini memberikan begitu banyak kemudahan bagi peneliti kesehatan dalam melakukan research. Terutama pada masa pandemi Covid-19.

“Aplikasi ini benar-benar memberikan perubahan yang radikal bagi peneliti. Jika sebelumnya data penelitian itu diambil dari rekam medis yang masih berbentuk resume medis, melalui aplikasi ini data yang disajikan sudah berupa variabel, dan tersaji dalam bentuk big data. Sehingga memudahkan peneliti untuk melihat visual data penelitian yang diminati,” jelasnya.

Selain itu, pada masa pandemi pengumpulan data penelitian ke rumah sakit juga menjadi tantangan tersendiri bagi para peneliti ilmu kesehatan. Hal ini dikarenakan rumah sakit adalah salah satu tempat dengan resiko penularan Covid-19 tertinggi.

“Nah, pada masa pandemi banyak orang dan peneliti yang takut sekali ke rumah sakit. Karena takut tertular Covid-19. Tapi melalui aplikasi BIGStar ini, peneliti bisa mengakses data penelitian yang mereka butuhkan dari mana saja. Sehingga dalam masa pandemi sekalipun, penelitian-penelitian yang bermanfaat bagi dunia kesehatan tetap bisa berjalan,” tambahnya lagi.

Terakhir ia berharap akan dukungan seluruh masyarakat dan stakeholder Provinsi Sumatera Barat, agar aplikasi karya RSUP Dr. M. Djamil ini berhasil menjadi yang terbaik pada gelaran Health Inovation Sprint Accelerator 2022 ini, dengan memberikan vote kepada BIGStar melalui link codebox.id

“Terima kasih kepada Pemprov Sumbar, seluruh karyawan dan karyawati RSUP Dr. M. Djamil, serta seluruh masyarakat Sumbar, hingga kami berhasil di tahap ini. Semoga masyarakat ranah Minang berkenan memberikan vote untuk aplikasi BIGStar. Karena sekaligus bisa mengangkat nama Sumatera Barat di dunia kesehatan nasional,” tutup dokter lulusan Unand ini.

Bagi masyarakat Sumatera Barat yang ingin memberikan dukungannya kepada aplikasi BIGStar dari RSUP Dr. M. Djamil ini, bisa dengan cara klik codebox.id di atas, kemudian pilih menu voting yang ada di bagian kanan atas layar, isi kolom nama dan email anda, pilih atau klik aplikasi BIGStar, kemudian klik vote pada bagian tengah bawah layar, vote berakhir 22 Maret 2022. (kmf)

 
Top