Faktual dan Berintegritas


PADANG - Lima kursi kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemko Padang sedang kosong. Kursi itu dilelang. Sejumlah pejabat berebut untuk meraih kursi tersebut. 

Kelima kursi kepala OPD itu adalah Kalaksa BPBD, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pertanahan dan Kepala Satpol PP. Sejak seleksi terbuka jabatan itu diumumkan, tercatat 26 pejabat esselon III berebut untuk bisa "naik kelas". Seluruhnya mampu melewati fase awal yakni kelengkapan administrasi. 

Setelah lolos kelengkapaninggi administrasi, 26 pejabat tersebut mengikuti Penilaian Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural di BKN Pekanbaru, pada pekan kemarin. Berdasarkan informasi yang diterima dari BKPSDM Kita Padang, lima nama mampu meraih nilai tertinggi. 

Pada jabatan Kalaksa BPBD, dari lima pelamar yang mengikuti tes, Otto Sarbi Damanik tertinggi disusul Novalino, Hendri Zulviton, Robert Chandra Eka Putra, dan Budi Kurniawan.  Kemudian untuk jabatan Kepala Badan Kesbangpol, Jasman berada di peringkat teratas disusul Marzuki, Tarmizi Ismail, serta Sandra Imelda Hanafiah. 

Untuk jabatan Kadis Lingkungan Hidup Harnoldi berada di peringkat teratas disusul Erwin M, Titin Masfetrin, Eka Putra Buhari, Fadelan Fitra Masta serta Bambang Adi Sandjoko. 

Kemudian untuk jabatan Kepala Dinas Pertanahan, Malvi Hendri teratas diikuti Desmon Danus, Elfian Putra, serta Rina Melati yang nilainya sama. Selanjutnya Indra Noferi dan Perwita Sari yang juga punya nilai sama dan  Rido Satria.

Sementara jabatan Kasatpol PP,  nilai uji kompetensi tertinggi diraih Syukral Syaukani diikuti Fuji Astomi dan Chandra Eka Putra yang punya nilai  sama serta Imral Fauzi.

Setelah mengikuti uji kompetensi, seluruh peserta akan mengikuti ujian selanjutnya. Ujian terakhir yang diikuti yakni tes wawancara. 

"Wawancara digelar dua hari, yakni tanggal 31 Oktober dan 1 November," ujar Kepala BKPSDM Kota Padang, Mairizon, Rabu (1/11). 

Pelaksanaan tes wawancara digelar di ruang Abu Bakar Jaar, Balaikota Padang. Setelah wawancara, ditentukan tiga peserta terbaik. Tiga nama terbaik disampaikan ke Wali Kota Padang dan diumumkan. Selanjutnya peserta mengikuti tes kesehatan. Kemudian disampaikan tiga calon terbaik ke KASN. (ch/dkf)

 
Top