Bencana itu terjadi Senin, 21 September 2026, persis setelah Isya. Jerit tangis memecah kesunyian malam seiring gemuruh dari bukit membawa air, batu dan kayu. Dalam sekejap material itu meluluhlantakkan segala bangunan, tak terkecuali gedung-gedung milik pemerintah yang berdiri kokoh.
Tugu Ayam Kukuak Balenggek jadi saksi bisu, kini pusat pemerintahan itu hancur. Wajah pusat pemerintahan yang dulunya cantik, kini memiriskan hati. Allahuakbar!
Melihat kenyataan tersebut, muncul pertanyaan, apakan kawasan itu masih layak dan aman untuk pusat pemerintahan Kabupaten Solok? Atau sebaliknya, harus pindah lagi le tempat lain.
Untuk diketahui, Arosuka baru sekitar 20-an tahun terakhir sebagai pusat pemerintahan. Sebelumnya pusat pemerintahan Kabupaten Solok berada di Kotobaru, Kecamatan Kubung. Sebelumnya lagi ibukota Kabupaten Solok berada di Solok (Kota Solok sekarang). Lalu, akankah ibukota Kabupaten Solok pindah lagi untuk ke tiga kalinya?
Untuk jawaban pertanyaan dimaksud tentu perlu penelitian dan pengkajian para ahli. Ingat, komplek perkantoran tersebut berada tidak jauh dari Gunung Talang yang merupakan salah satu gunung berapi aktif di Sumatera Barat. (Sawir Pribadi)