Dari video yang beredar di media sosial, air bercampur lumpur, batu dan kayu menghantam kawasan itu hingga menutupi jalan negara di depan kompleks itu. Masyarakat berlarian menyelamatkan diri. Ada pula yang menggunakan sepeda motor.
Bupati Solok, Jon Firman Pandu yang dihubungi media ini mengaku langsung ke lokasi kejadian sesaat setelah menerima informasi peristiwa dimaksud. Ia menduga peristiwa tersebut dipicu oleh tingginya intensitas hujan di daerah itu.
"Dalam beberapa waktu belakangan cuaca panas, tiba-tiba datang hujan dengan intensitas tinggi," katanya.
Jon Pandu menyebutkan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Solok bersama unsur TNI dan Polri telah turun melakukan evakuasi dan penyelamatan warga. Belum diketahui warga yang terdampak bencana atau ada tidaknya korban jiwa dalam musibah tersebut. (sp)