Faktual dan Berintegritas


BATUSANGKAR -- Pemerintah Kabupaten Tanah Datar memperkuat langkah percepatan penurunan dan pencegahan stunting dengan mendorong aksi nyata hingga tingkat jorong dan nagari. Upaya tersebut dinilai penting karena persoalan stunting tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan fisik anak, tetapi juga menyangkut kualitas sumber daya manusia dan masa depan generasi daerah.

Komitmen itu ditegaskan Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan dan Pencegahan Stunting (TP3S) Kabupaten Tanah Datar saat memimpin Rapat Koordinasi TP3S di Aula Bappedalitbang Pagaruyung, Rabu (23/9).

“Berbicara tentang stunting, kita tidak hanya berbicara tentang angka semata, tetapi menyangkut masa depan generasi Tanah Datar,” kata Ahmad Fadly.

Menurutnya, berbagai program dan upaya telah dilakukan pemerintah daerah untuk mencegah dan menurunkan angka stunting. Namun, keberhasilan program tersebut sangat ditentukan oleh implementasi dan aksi nyata di lapangan.

Karena itu, Ahmad Fadly meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dan camat memaparkan program yang telah dilaksanakan maupun rencana ke depan, termasuk strategi yang akan diterapkan untuk mempercepat penurunan stunting di wilayah masing-masing.

Ia juga meminta seluruh unsur TP3S, mulai dari tingkat jorong, nagari, kecamatan hingga kabupaten, memperkuat koordinasi dan bergerak lebih cepat dalam menangani persoalan stunting. Monitoring dan evaluasi, audit kasus stunting, serta peningkatan edukasi kepada masyarakat dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Staf Ahli TP PKK Tanah Datar Ny. Dwinanda Ahmad Fadly menekankan pentingnya sinergi antar-OPD dalam menjalankan program percepatan penurunan stunting. Menurutnya, setiap OPD perlu mengambil peran sesuai tugas dan program masing-masing agar upaya yang dilakukan tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Mari bersama-sama saling bersinergi antar-OPD terkait, di antaranya TP PKK bersama Dinas Kesehatan melalui Posyandu untuk mengecek balita, melakukan sosialisasi sekaligus melihat perkembangan balita,” ujarnya.

Rakor tersebut juga membahas rencana kerja sama TP3S Kabupaten Tanah Datar dengan Universitas Negeri Andalas Padang dalam waktu dekat. Kerja sama tersebut diarahkan untuk mendukung upaya penanganan dan percepatan penurunan stunting di Tanah Datar. (pkp/td)
Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama
 
Top