"Masyarakat jangan dekat-dekat ke situ, bahaya!" Kata Wagub saat meninjau kawasan yang dihantam galodo atau banjir bandang, di Jorong Kayu Aro, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Selasa (22/9).
Selain minta warga menjauhi kawasan itu, ia juga minta untuk sementara jalur di kawasan kantor pemerintahan itu ditutup sementara. Hal itu dimaksudkan agar para relawan dan tim yang bekerja tidak terganggu.
Yang lebih penting lagi bahwa, permukaan sungai di depan Rumah Makan Kayu Aro tertutup oleh material banjir bandang. Wagub khawatir sekiranya datang lagi banjir susulan, air akan kembali melompati jembatan tersebut.
Tak kalah pentingnya, Wagub Vasko minta semua pihak bekerja untuk pemulihan pasca bencana, jangan ada ego sektoral. "Kerja sama semua pihak tentu kita harapkan berjalan maksimal agar penangan bencana ini cepat kita atasi," harap Vasko.
Di kesempatan itu, Wagub Vasko Ruseimy didampingi Bupati Solok, Jon Firman Pandu. Juga terlihat Kepala Dinas Perhubungan Sumbar, Dedy Diantolani dan sejumlah pejabat lainnya di Kabupaten Solok.
Sebagaimana diberitakan swapena.com, banjir bandang atau galodo menerjang kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Solok di Arosuka, Senin (21/9) malam. Sejumlah fasilitas umum dan rumah masyarakat mengalami rusak berat. (sp)