Vasko menilai keberlangsungan pelayanan publik harus menjadi perhatian di tengah kondisi sejumlah kantor pemerintahan yang terdampak bencana. Menurutnya, kondisi darurat tidak boleh membuat masyarakat kehilangan akses terhadap pelayanan pemerintahan yang mereka butuhkan.
“Kita minta pemerintah kabupaten segera siapkan kantor pelayanan terpadu darurat. Jangan sampai karena kantor terdampak bencana, pelayanan kepada masyarakat ikut berhenti. Pemerintahan harus tetap berjalan dan masyarakat tetap harus dilayani,” tegas Vasko saat meninjau kondisi kawasan terdampak, Selasa (22/9).
Ia meminta perangkat daerah terkait segera mengidentifikasi lokasi yang aman dan representatif untuk dijadikan pusat pelayanan sementara. Kantor darurat tersebut diharapkan dapat mengintegrasikan sejumlah layanan dasar pemerintahan sehingga masyarakat tetap terlayani jelang dilakukannya rehabilitasi.
Di sisi lain, Vasko meminta masyarakat yang berada di kawasan rawan untuk sementara waktu mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Imbauan tersebut disampaikan sebagai antisipasi mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih dapat terjadi di wilayah Kabupaten Solok.
“Kita minta masyarakat jangan mengambil risiko. Kalau memang berada di lokasi yang rawan, untuk sementara mengungsi ke tempat yang lebih aman. Keselamatan masyarakat harus menjadi yang utama,” ujarnya.
Vasko juga meminta pemerintah daerah bersama unsur kebencanaan memastikan titik-titik pengungsian dapat memberikan rasa aman sekaligus memenuhi kebutuhan dasar warga. Masyarakat diminta mengikuti arahan petugas di lapangan dan tidak kembali ke kawasan rawan sebelum dinyatakan aman. (adp/sb)