Dalam musyawarah daerah (Musda) ke-IX di Gedung Bagindo Azis Chan Kantor Balai Kota Padang Aia Pacah, Selasa (22/9), Irwan Basir unggul dengan perolehan 15 suara voting, dibandingkan Hendri Yazid Datuak Rajo Diguci mendapatkan delapan suara. Total suara yang diperebutkan 23 suara.
Usai voting, Ketua Steering Committee Ery Iswandi BSc, Dt. Peto Muhammad didampingi Ketua Musda IX Drs. H. Yol Kaharuddin Dt. Sati Nan Balapiah didampingi Sekretaris Panitia, Helfin Rajo Sampono dan serta Bendahara M Nazif Malin Basa bertanya.
"Apakah saudara Irwan Basyir Datuak Rajo Alam bersedia mengemban tugas sebagai Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau Kota Padang (Ketua LKAAM Kota Padang) Periode 2026 - 2031," tanya Ery Iswandi.
Dengan lantang dan tegas, Irwan Basir menyatakan kesiapannya mengemban amanah sebagai Ketua LKAAM Kota Padang lima tahun mendatang.
"Insya Allah. Ini adalah amanah yang diembankan kepada saya. Secara kelembagaan berorganisasi kita akan membenahi secara apik dan energi positif sesuai dengan intelektual dan kemampuan menjalankan program-program yang dijadikan momentum perubahan ke arah yang lebih baik dimasa yang akan datang. Sehingga, kita bisa mensinergikan program-program pemerintah kota dengan eksistensi peranan ninik mamak yang ada di LKAAM dan KAN yang ada di seluruh nagari dan kecamatan. Sehingga tidak ada yang ditinggalkan dan tidak ada yang meninggalkan. Apapun konsepnya berdasarkan keputusan bersama,” ujarnya.
Ia menegaskan, setiap konsep maupun program yang akan dijalankan harus berdasarkan keputusan bersama. Selama ini, KAN dan LKAAM dinilai masih berjalan secara terpisah. Karena itu, ke depan kedua lembaga tersebut diharapkan dapat membangun hubungan kelembagaan yang lebih harmonis. (*)