Deswandi, anak dan istri 

PADANG PANJANG - Menjadi pasien yang terinveksi virus Covid-19 tidaklah pernah terlintas di benak seseorang . Apalagi harus menjalani perawatan isolasi di rumah sakit.

Ditambah pemberitaan di berbagai media yang menjelaskan tentang bahaya penyakit yang kemudian membuat banyak masyarakat berasumsi bahwa penyakit ini mematikan dan bahkan sulit untuk disembuhkan.

Hal ini  dikarenakan  vaksin dari virus ini belum ditemukan. Namun demikian ternyata selagi dapat mematuhi protokol kesehatan, besar kemungkinan mereka yang terpapar virus ini dapat disembuhkan.

Segala gambaran tersebut terlukis pada keluarga Drs . H. Deswandi, M.Kes Datuak Mangkuto Sati, satu keluarga ini beberapa waktu lalu terpapar  oleh virus yang tengah mewabah di seluruh daerah termasuk di Kota Padang Panjang.

Bagi mereka, peristiwa ini bukanlah untuk ditakuti. Keluarga ini terinfeksi dari pasien yang sebelumnya telah terjangkit positif Covid-19. 

"Di sini kami sebagai positif covid tidak merasakan gejala apapun terkait dengan gejala positif covid. Artinya di sini kami hanya sebagai OTG atau Orang Tanpa Gejala. Meski demikian kami tidak berputus asa, kami berkeyakinan bahwa kami bisa sehat dan sembuh. Segala protokol kesehatan kami laksanakan saat kami tengah melakukan isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padang Panjang beberapa waktu lalu," jelas Neliwati, istri dari Deswandi, Kamis (28/5).

Dijelaskan, selama melakukan karantina di RSUD, keluarganya bersama rekan positif lainnya melakukan berbagai aktivitas seperti olahraga, menaikkan imunitas tubuh, mengkonsumsi makanan yang bergizi serta rajin mencuci tangan dengan pola hidup sehat.

Pihaknya, juga mengimbau masyarakat untuk jangan mengucilkan mereka yang positif. 

"Semenjak kami dinyatakan sembuh, kami masih tetap melaksanakan dan patuh pada protap dari pemerintah untuk diisolasi mandiri atau tidak keluar selama seminggu, hal tersebut kami taati," katanya. (sdm)
 
Top