SOLOK - Sejak kemarin viral video detik-detik penangkapan terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang disebut lokasinya di Kota Solok, Sumatera Barat. Dua pelaku diuber masyarakat bersama petugas kepolisian, termasuk pemilik mobil.

Dalam video yang berdurasi 10 menit 55 detik itu terlihat petugas dan masyarakat menguber terduga pelaku curanmor dari jalan raya hingga kebun dan persawahan masyarakat. Di kawasan persawahan pinggir ladang,  kedua terduga pelaku berhasil dilumpuhkan.

Informasi dari masyarakat, tempat kejadian peristiwa (TKP) penangkapan berada di kawasan jalan  lingkar utara Kota Solok, Jumat (29/5). Sebelumnya pelaku sudah dikejar sejak dari Koto Baru, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok.

Kronologinya berawal dari seorang warga Jorong Subarang, Koto Baru, Kecamatan Kubung bernama Hendri  kehilangan kendaraan roda empat, jenis Toyota Kijang pada Kamis malam atau Jumat (29/5)  dini hari. Pagi Jumat selepas Shalat Subuh, korban melaporkan peristiwa yang dialaminya  ke Mapolsek Kubung di Selayo.

Polisi yang mendapat laporan langsung bergerak mendatangi rumah korban untuk melakukan penyelidikan. Setelah itu, sekitar pukul 12.00 siang korban kembali le Mapolsek Kubung untuk melengkapi berita acara. Saat menuju Mapolsek itulah korban melihat mobilnya melintas. Spontan saja korban berteriak dan mengejarnya.

Petugas kepolisian yang mendapat informasi pun langsung pula mengejarnya ke arah Kota Solok. Tak hanya polisi di Mapolsek yang ikut mengejar, personel pos Pam Ketupat di perbatasan Kota dan Kabupaten Solok juga ikut mengejar. Akhirnya para terduga pelaku berhasil dibekuk di kawasan jalan lingkar utara Kota Solok, kawasan Laiang.

Kapolres Solok, AKBP Azhar Nugroho, SH, S.Ik, M.Si, melalui Kasat Reskrim Pokres Solok, AKP Deni Akhmad Hamdani, S.IK, kepada awak media Jumat (29/5) membenarkan peristiwa itu. "Saat dalam perjalanan, korban Hendri melihat mobilnya melintas di depannya di Koto Baru dan spontan korban meneriaki maling sembari mengejar mobil itu yang lari menuju arah Kota Solok,” kata AKP Deni Akhmad dikutip Jarbatnews.

Dari video itu juga, saat penangkapan, kedua pelaku sempat mendapat hadiah bogem mentah dari warga. Namun personel gabungan berhasil mengamankan kedua pelaku dari amuk massa dengan membawanya ke Mapolsek Kubung.

Saat dilakukan interogasi di Mapolsek Kubung,  terungkap bahwa salah seorang yang diduga pelaku adalah  oknum anggota polisi yang berdinas pada salah satu Mapolres di Sumbar, inisial NF (40) dengan pangkat  Brigadir Polisi Satu (Briptu). Sementara satu lagi adalah DA (38), warga Gurun Laweh, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang.

Apakah kedua pelaku tersebut merupakan sindikat curanmor? Pihak kepolisian tengah mengembangkan kasus ini. Untuk proses selanjutnya, kedua terduga pelaku diserahkan ke Mapolres Solok di Lubuk Selasih. (sp)

 
Top