Faktual dan Berintegritas

 


PADANG, Swapena - Hari kedua rapat koordinasi bersama bupati dan walikota se- Sumatera Barat di Auditorium gubernuran, Selasa (9/3/), dalam rangka percepatan pembangunan. Gubernur Mahyeldi mendukung segala upaya pembangunan di Mentawai untuk memajukan daerah itu.

Saat ini ada enam kabupaten dan kota yakni, Kota Pariaman, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Pesisir Selatan, Sijunjung, Solok dan Kota Solok. Seluruh kepala daerah hadir untuk mengikuti acara yang sangat penting ini.

Pada rakor tersebut, Gubernur Mahyeldi menyampaikan soal SDM Mentawai, pemprov akan manfaatkan SMK atau pun lulusan perguruan tinggi yang ada di Sumbar untuk bisa membangun Mentawai, termasuk tanaga kerja yang dikirim ke Jepang. "Agar bisa mengembangan Mentawai meningkatkan ekonominya di segala sektor," kata Mahyeldi.

Selain itu, Gubernur juga menyetujui pembangunan menara jaringan telekomunikasi maupun jaringan internet bisa maksimal. Pembangunan menara atau tower telekomunikasi sudah menjadi prioritas bagi Mentawai, khususnya di wilayah yang memiliki jaringan telekomunikasi kurang maksimal. "Kita harus dukung itu, supaya Mentawai tidak lagi tertinggal informasi," tuturnya.

Kemudian untuk ketersediaan listrik di Mentawai sangat penting dalam pergerakan ekonomi masyarakat. Kalau adanya sumber daya alam mendukung untuk pembangkitan listrik perlu disegerakan.

Sebelumnya Mentawai sudah memiliki penerangan listrik dari PLTBm bambu, untuk penerangan yang hanya untuk menghidupkan lampu dan tidak mampu menghidupkan barang elektronik seperti TV.  "Kita segerakan fasilitasi dengan mendatangkan investor-investor untuk membangun pembangkit listrik di Mentawai," imbuhnya.

Wagub Sumbar Audy Joinaldy mengatakan berbicara tentang wisata mengingatkan kekayaan sumber daya yang dimiliki Mentawai sangat dikenal di dunia. Salah satu yang sekarang kerap dibicarakan ialah keciamikan Kepulauan Mentawai karena anugerah alamnya super cantik.

Kepulauan ini mempunyai pilihan pantai dengan ombak besar yang sering kali dijajal oleh pecinta surfing dari manca negara. Ini bisa menunjang kemajuan di bidang pariwisata di Mentawai. "Manfaatkan tahun 2021 ini, dikarenakan pandemi Covid-19 Mentawai akan diserbu oleh wisata dosmestik, bukan wasata asing. Turis Australia sudah pasti susah untuk masuk ke Sumbar dikarenakan protokol kesehatan," terang Audy.

Sebelumnya, Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet dalam melaporkan, substansi rencana pembangunan ekonomi masyarakat dalam rangka meningkatkan taraf ekonomi perlu peningkatan  pengolahan hasil-hasil pertanian dan perikanan agar terwujud perubahan struktur ekonomi Mentawai dari struktur ekonomi primer (pertanian, perikanan) ke arah industri pengolahan. 

Bupati Yudas menyampaikan bahwa dalam mewujudkan transformasi ekonomi ada beberapa prasyarat yang dibutuhkan seperti, ketersediaan infrastruktur jalan, jembatan, pelabuhan, sarana transportasi, ketersediaan air bersih, dan energi.  "Inilah yang menjadi hambatan utama. Oleh sebab itu penyediaan infrastruktur dasar maupun infrastruktur pendukung ekonomi, masih menjadi program utama Kabupaten Kepulauan Mentawai saat ini," ujar dia. (ys)

 
Top