Faktual dan Berintegritas


DHARMASRAYA, SWAPENA -- Satu unit rumah yang berada persis di pinggir  Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di Jorong Koto Lintas, Nagari Koto Padang, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya, ludes dilalap api, Selasa (21/12/2021) sekira pukul 11.15 WIB. Rumah tersebut diketahui adalah milik Umar (87). Kebakaran tersebut diduga akibat kosleting listrik ( hubungan arus pendek-red). 

Jelang mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian. Masyarakat setempat berupaya menjinakkan api dengan sarana seadanya. 

Kepala Satuan Pol PP dan Damkar Dharmasraya, Syafruddin didampingi Kabid Damkar, Yunisman, membenarkan petistiwa kebakaran tersebut. Api mulai berkobar sekira pukul 11.15 WIB, dan Damkar mendapat informasi sekira pukul 11.41 WIB. Mendapat informasi tersebut Tim Damkar langsung menuju lokasi untuk menjinakkan api. 

"Informasi yang kami himpun dilapangan. Kejadian pertama kali diketahui oleh penunggu rumah, Hartini ( 60) yang kebetulan berada diluar rumah.  Karena panik dan cemas Hartini tidak sempat menghubungi orang lain dan Damkar. Yang melaporkan kejadian tersebut adalah masyarakat yang melintas di Jalan Lintas Sumatera, kepada perangkat nagari setempat, babinsa dan babinkamtibmas," terang Yunisman. 

Lanjut Yunisman, saat kejadian ada dua penghuni yang berada di dalam rumah yakni, Marsudi (50) dan Sukadi (55 ). Melihat kobaran api dua orang ini berusaha menyelamatkan satu unit motor dan mesin genset. 

"Sementara barang barang yang lain tidak bisa diselamatkan berupa,  mesin rumput 4 unit, motor 2 unit, TV 4 unit,  bibit kecambah 4 peti jenis bibit PPKs dan 1 kardus bibit costarika,   2 kasur dan tempat tidur, 4 lemari,  2 mesin cuci motor NPK,  dan lain sebagainya. Tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah," terangnya. 

Tambah Yunisman, dibantu masyarakat, polisi, dan TNI, api dapat dipadamkan lebih kurang satu jam. 

"Kita menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap bencana yang bakal terjadi. Lapor secepat mungkin apabila terjadi bencana," pungkasnya. (rn/ts) 

 
Top