Faktual dan Berintegritas

 


PADANG, SWAPENA -- Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang, Sumatera Barat kukuhkan Guru Profesional Program Profesi Guru (PPG), dalam jabatan tahun 2021 di Hotel Basko, Padang, Minggu (26/12). Bersama Rektor turut hadir Ketua Senat, Prof. Dr. Duski Samad, M.Ag, Wakil Rektor 1, Dr. Yasrul Huda, MA, seluruh pimpinan  di lingkup FTK UIN Imam Bonjol Padang.

Dekan FTK, Dr. Yasmadi, M.Pd dalam laporannya mengatakan, pengukuhan Guru Profesional PPG dalam jabatan tahun 2021, dikukuhkan sebanyak  187 dari berbagai daerah di Indonesia yang mengikuti PPG di FTK UIN Imam Bonjol Padang.

“Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi sekolah diharapkan dapat bermanfaat untuk menemukan penyegaran dan ide baru dalam proses pembelajaran. Baik sistem pembelajaran maupun tugas kependidikan, sehingga diharapkan kualitas pembelajaran menjadi lebih baik,” katanya dalam siaran pers kemarin.

Sementara Rektor UIN Imam Bonjol, Prof.Dr.Martin Kustati, dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada seluruh guru professional  lulusan PPG  yang diselenggarakan Prodi PPG Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang yang telah didapat dengan tidak mudah.

Ia melanjutkan,  PPG merupakan upaya yang dilakukan pemerintah untuk menyiapkan guru-guru profesional, dalam rangka mewujudkan tujuan  pendidikan nasional.

“Tujuan Program PPG adalah untuk mewujudkan guru-guru yang memiliki kompetensi sesuai dengan bidangnya, yang pengakuan secara tertulisnya dibuktikan dengan dimilikinya Sertifikat Pendidikan Profesional, mencetak guru yang dipastikan mampu bekerja secara profesional,” tambahnya.

Di era revolusi Industri 4.0 guru diharapkan mampu untuk melaksanakan pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan, guru yang memiliki kompetensi Critical thinking and problem solving, information and communication technology literacy, contextual learning skill, communication and collaborative skill, creativity and innovative skill, informatin and media literacy. Untuk itu, pihaknya mempersiapkan secara maksimal tenaga guru itu dalam membangun negeri dengan menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas melalui pendidikan.

“Kami yakin, setelah mengikuti PPG dalam jabatan ini sekembalinya ke sekolah, Bapak/ Ibu telah memiliki kompetensi mengimplementasikan berbagai model pembelajaran baik berbasis masalah (Problem-based learning), maupun pembelajaran berbasis proyek ( Project Based Learning)” harap Rektor perempuan pertama di UIN Imam Bonjol ini.

“Pengukuhan ini bukanlah akhir segalanya, guru tidak boleh berhenti untuk belajar, kami berpesan teruslah menyelami Samudra pengetahuan, bertuanglah di altar ilmu untuk menghantarkan putra putri terbaik bangsa menuju pintu peradaban di masa yang akan datang,” ujarnya.

Rektor menutup sambutan dengan berpesan untuk tetap menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi integritas dan profesionalitas sebagai pendidik. (hn)

 
Top