PADANG - Pertambahan kasus Covid-19 di Sumatera Barat hari ini mencatat rekor tertinggi. Sebanyak 88 orang terkonfirmasi positif. Mereka berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Sumbar.

Dari 88 orang yang terkonfirmasi positif tersebut, 10 di antaranya 'disumbang' oleh Kabupaten Pasaman Barat.yang sangat menyedihkan  semuanya adalah tenaga kesehatan.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, Jasman Rizal dalam siaran persnya Sabtu (29/8) sore menyampaikan rincian ke 10 pasien positif dimaksud.

1. Wanita 25 th, warga Jambak, pekerjaan tenaga kesehatan. Diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

2. Wanita 25 th, warga Jambak, pekerjaan tenaga kesehatan esehatan. Diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

3  Pria 26 th, warga Jambak, pekerjaan tenaga kesehatan esehatan. Diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

4. Pria 26 th, warga Jambak, pekerjaan tenaga kesehatan. Diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

5. Wanita 25 th, warga Jambak, pekerjaan tenaga kesehatan. Diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

6  Wanita 25 th, warga Jambak, pekerjaan tenaga kesehatan, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

7. Wanita 25 th, warga Jambak, pekerjaan tenaga kesehatan. Diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

8.Wanita 27 th, warga Jambak, pekerjaan tenaga kesehatan. Diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

9. Wanita 26 th, warga Jambak, pekerjaan tenaga kesehatan. Diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

10. Wanita 25 th, warga Jambak, pekerjaan tenaga kesehatan. Diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

Sementara itu, Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto mengatakan, akibatnya banyaknya tenaga kesehatan yang terpapar virus corona Covid-19 di daerah itu, untuk sementara IGD dan Poliklinik RSUD Pasbar ditutup sementara. Begitu juga dengan pelayanan di Puskesmas Suko Menanti. (Ad/sp)

 
Top