Dr. H. Novirman. SKM, MM

PADANG ARO - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten solok Selatan,   Dr. H. Novirman. SKM,  MM membenarkan dua warga Solsel terkonfirmasi positif Covid -19. Dua orang itu adalah satu keluarga dan tengah menuntut ilmu di salah satu Pondok Pesantren di Kota Padang. 

"Benar,  tadi siang kita mendapat informasi bahwa dua warga Solsel positif Covid-19," kata Novirman. 

Kedua warga Solsel,  MZI (17) dan SWG (15) adalah OTG.  Karena mau masuk asrama,  maka dilakukan pemeriksaan / swab oleh Dinkes Provinsi Sumatera Barat, dan hasilnya keluar bersamaan dengan 90 orang yang terkonfirmasi Positif Covid-19.

Masih menurut Novirman, MZI dan SWG pelajar asal Muara Labuh ini sudah dirawat di Padang, dan besok  Senin subuh keduanya akan isolasi mandiri di rumah sendiri di Muara Labuh," tambah Novirman

"Tadi,  keluarganya sudah datang dan melapor ke pihak Puskesmas Muara Labuh, terkait anak mereka positif Covid-19 dan akan   isolasi mandiri" terang Novirman. 

Seperti yang laporan Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso dibawah pimpinan dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc tercatat 2.696 spesimen dalam satu hari diperiksa (Lab Unand 2.525 dan Lab veteriner Baso 171). 

Hasilnya terkonfirmasi tambahan 90 (sembilan puluh) orang warga Sumbar positif terinfeksi covid-19, sedangkan kesembuhan pasien covid-19 setelah 2x konversi negatif bertambah 39 orang.

Dengan adanya terkonfirmasi dua orang warga Solok Selatan positif Covid-19, otomatis status zona hijau yang telah lebih 1 bulan disandang kabupaten berjuluk Nagari Saribu Rumah Gadang itu, berobah menjadi zona Kuning.  (Af)

 
Top