Tim SAR mengevakuasi masyarakat terdampak banjir. (ist). 

PASBAR - Hujan dengan intensitas tinggi sejak Jumat siang kemarin mengakibatkan banjir di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera  Barat. Sebanyak 236 rumah terendam di Kejorongan Taming, Nagari Batahan  Kecamatan Ranah Batahan, tadi malam.

Selain merendam rumah-rumah penduduk, banjir juga merendam fasilitas umum, antara lain satu unit SD dan 12 rabat. Sebagian masyarakat diungsikan ke Masjid Al-Jihad nagari setempat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat, Drs. Edi Busti, M.M yang dihubungi swapena.com, Sabtu (15/2) mengatakan, ketinggian air diperkirakan mencapai 1,5 meter. Di tengah hujan dan dinginnya malam, Tim Reaksi Cepat  (TRC) Penanggulangan Bencana dan SAR berjibaku mengevakuasi masyarakat yang terdampak banjir.

Menurut dia, hujan yang berlangsung lebih dari nan jam memicu meluapnya Sungai Batang Taming. Air terus merambat ke pemukiman penduduk.

Selain itu, hujan deras kemarin juga mengakibatkan banjir di Koto Sawah  Ujung Gading. Namun di kawasan ini tidak separah di Batahan.

Sebelumnya  di Jorong Taming itu juga sudah terjadi dua kali banjir, yakni pada 25 Januari 2020 dan 7 Februari 2020. (sp)
 
Top