PAINAN - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat, kini terus membagikan kursi roda untuk kaum disabilitas khususnya memiliki keterbatasan fisik  (lumpuh).

Pembagian kursi roda dilakukan bersamaan dengan kunjungan kerja bupati ke wilayah kecamatan.

Meskipun secara materi kursi roda tidak terlalu mahal, namun sangat berarti, baik dari aspek sosial maupun secara psikologis untuk para disabilitas.

"Dengan adanya kursi roda diharapkan dapat menumbuhkan percaya diri dan kemandirian bagi kaum disabilitas,"  kata Bupati Hendrajoni, disela sela pembagian kursi roda kemaren.

Sebelumnya mereka (disabilitas) lebih banyak menjalani kehidupannya sehari hari di kamar dan aktifitasnya tergantung kepada orang lain.

Keterbatasan aktifitas dan ketergantungan itu sudah berjalan bertahun tahun, bahkan diantara mereka mengaku sudah terbaring 12 tahun.

Dengan adanya kursi roda,  dapat mengurangi ketergantungan para disabilitas  terhadap orang lain dan memberi mereka sedikit keleluasaan dalam beraktifitas.

Misalnya,  dengan kursi roda mereka dapat bergerak ke teras rumah atau rumah tetangga terdekat tanpa harus tergantung pada orang lain.

Maka wajar kiranya, hampir seluruh kedatangan Bupati Hendrajoni membagikan kursi roda disambut dengan haru oleh disabilitas dan keluarganya.

Dari ekspresi wajahnya terlihat, tak kepalang gembiranya para dissabilitas menerima kursi roda dari bupati.

Bahkan ada diantara mereka yang tak kuasa menahan tangis, sebagai ungkapan kebahagiaannya.
Suasana demikian terlihat hampir  disetiap  pembagian kursi roda.

Dan begitu sebaliknya, Bupati Hendrajoni, sering terbawa perasaan haru. Hatinya  terenyuh melihat kondisi kehidupan para disabilitas. Sehingga tak jarang penyerahan kursi roda juga diikuti dengan pemberian bantuan berupa uang tunai dari bupati.

Untuk membangun kemandirian kaum disabilitas Pemkab Pessel tak hanya memberikan kursi roda,  tapi juga modal usaha ekonomi produktif (UEP).

Sebagaimana dilakukan pada 12 Januari tahun 2020 bertempat bertempat di pondopo rumah dinas bupati, 22 orang kaum disabilitas menerima bantuan UEP dengan total anggaran Rp 115 juta.

Baik bantuan kursi roda maupun bantuan lainnya, diakui bupati belum menjangkau semua penderita disabilitas, karena keterbatasan dana.

" Secara bertahap kita terus memberikan bantuan untuk kemandirian kaum disabilitas," tambahnya.

Menurut data di Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak, Kabupaten Pesisir Selatan, sebagaimana disampaikan Kasi  Rehablitasi Sosial, Harmen Sabri, selama tahun 2020 pihaknya sudah membagikan kursi roda sebanyak 18 set.

Diantaranya, dua kursi roda Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, dua kursi roda di Basa Ampek Balai Tapan, empat kursi roda Kecamatan Lengayang dan Senin (17/2) juga sudah membagikan tiga set kursi roda di Kecamatan Batang Kapas.

Sebelumnya, Desember 2019, pihaknya  juga sudah membagikan  73 set kursi roda untuk kaum disabilitas yang tersebar di beberapa kecamatan.*** (Rinaldi).
 
Top