PADANG - Rumah wak rusak dek banjir, Pak Wagub. Indak bisa dihuni lai. Bantulah Pak," Begitu ujar lirih seorang nenek bernama Megawati di Muaro Paneh, Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok kepada Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit.

Wakil Gubernur Nasrul Abit memang mengunjungi warga yang terkena bencana banjir dan longsor di sejumlah nagari di Kabupaten Solok, Sabtu (8/2) kemarin. Salah satu yang dikunjungi adalah Muaro Paneh.

Sejumlah titik di nagari itu terendam banjir akibat hujan deras beberapa hari lalu. Tidak hanya merendam rumah, tapi juga areal sawah masyarakat setempat.

Nasrul Abit bersama Nuriman.S.ST, PPK Sungai dan Pantai Wilayah II Balai Wilayah Sungai (BWS) V Sumatera, Ketua DPRD Kabupaten Solok Jon Firman Pandu, Anggota DPRD Kabupaten Solok Yusferdi Zen Payuang Putiah, Walinagari Muaro Paneh Fery Efendi, dan aparat TNI, polisi serta BPBD setempat langsung menuju lokasi yang terkena dampak banjir dan longsor.

"Kejadian ini karena curah hujan yang terus menerus sejak Jumat malam (7/2) hingga pukul 05.00 WIB luapan Batang Lembang merendam tiga Jorong yakni Jorong Koto Kaciek, Koto Panjang dan Balai Pinang," kata Wagub Sumbar.

Ketinggian banjir hingga sampai 70 cm di kawasan Muaro Paneh. Saat kehadiran Wagub Sumbar terlihat luapan aliran Batang Lembang sudah surut, namun warga masih was-was lantaran intensitas hujan deras masih menghantui kawasan setempat.

Melihat kejadian ini, Nasrul Abit meminta pihak BWS V Sumatera segera lakukan penangangan Batang Lembang secepatnya. Pasalnya bencana banjir terus terjadi tiap tahunnya di daerah Muaro Paneh. Untuk itu Walinagari diminta membuatkan data kerusakan ataupun kelengkapan administrasi lainnya, agar pihak terkait bisa menyikapi dengan cepat.

Setelah itu Wagub Sumbar menyerahkan bantuan pada nenek "Megawati" berupa makanan siap saji dan baju bagi korban yang rumahnya kena banjir Batang Lembang. "Terimakasih pak Wagub. Saya minta kepada pemerintah bisa membantu kami, dimana lagi saya tinggal lagi, Pak," ucap Megawati. (ys)
 
Top