PADANG - Angka pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah lagi 32 orang. Dengan pertambahan sebanyak itu, kini di Sumatera Barat angka positif Covid-19 telag mencapai 1.038 orang.

Tambahan pasien positif sebanyak 32 orang itu berasal dari pemeriksaan 1.986 sampel yang dilakukan Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand dan Laboratorium Veteriner Baso, Agam. Pasien yang terkonfirmasi positif tersebut berasal sejumlah kabupaten/kota di Sumbar dan Kota Padang masih tetap menempatkan diri sebagai 'penyumbang' kasus terbanyak. 

"Total kasus positif Covid-19 sampai hari ini 1.038 orang. Angka ini naik dari kemarin, karena adanya tambahan kasus positif 32 orang hari ini. Sedangkan pasien sembuh bertambah 11 orang, sehingga total sembuh 787 orang," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal, Kamis (6/8).

Disebutkannya, dari 1.038 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Sumatera Barat itu, sebanyak 95 orang di antaranya dirawat pada berbagai rumah sakit. Kemudian isolasi mandiri 78 orang, isolasi daerah 15 orang, isolasi BPSDM 29 orang, meninggal dunia 34 orang dan sembuh sebanyak 787 orang.

Warga yang terkonfirmasi positif itu berasal dari:

Kabupaten Agam 7 orang, rinciannya:

1. Pria 41 tahun, warga IV Koto, pekerjaan swasta. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan dirawat di RSUD Achmad Mochtar.

2. Pria 58 tahun, warga IV Koto, pekerjaan swasta. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan dirawat di RSUD Achmad Mochtar.

3. Pria 60 tahun, warga IV Koto. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

4. Pria 70 tahun, warga IV Koto. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

5. Wanita 44 tahun, warga IV Koto, status IRT. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

6. Pria 50 tahun, warga IV Koto, pekerjaan swasta. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

7. Pria 37 tahun, warga IV Koto, pekerjaan swasta. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

Kota Solok 6 orang:

1. Pria 50 tahun, warga Koto Panjang, pekerjaan ASN. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

2. Pria 43 tahun, warga Nan Balimo, pekerjaan tukang ojek. Diduga terpapar dari pekerjaan. Penanganan isolasi mandiri sementara.

3. Pria 25 tahun, warga IX Korong, pekerjaan pegawai. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

4. Pria 34 tahun, warga IX Korong, pekerjaan pegawai. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

5. Pria 55 tahun, warga IX Korong, pekerjaan pegawai. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

6. Wanita 25 tahun, warga IX Korong, pekerjaan pegawai kontrak. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

Kota Sawahlunto 6 orang:

1. Wanita 26 tahun, warga Tangsi Baru, pekerjaan swasta. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan karantina OMTC Sawahlunto.

2. Pria 44 tahun, warga Aia Dingin, pekerjaan swasta. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan karantina OMTC Sawahlunto.

3. Wanita 39 tahun, warga Aia Dingin, status IRT. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan karantina OMTC Sawahlunto.

4. Anak-anak 5 tahun, warga Aia Dingin. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan karantina OMTC Sawahlunto.

5. Wanita 14 tahun, warga Lubang Tembok, status pelajar. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan OMTC Sawahlunto.

6. Wanita 26 tahun, warga Durian II, pekerjaan ASN. Diduga terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Medan. Penanganan karantina OMTC Sawahlunto.

 
Kota Padang 11 orang:

1. Pria 44 tahun, warga Tanah Sirah Piai, pekerjaan ASN. Diduga terpapar dari pekerjaan. Penanganan isolasi mandiri sementara.

2. Pria 25 tahun, warga Lubuk Lintah, pekerjaan tenaga kesehatan. Diduga terpapar dari pekerjaan. Penanganan isolasi mandiri sementara.

3. Pria 20 tahun, warga Ulak Karang Utara, status mahasiswa. Diduga terinfeksi karena kontak di bank. Penanganan isolasi mandiri sementara.

4. Pria 32 tahun, warga Gurun Laweh, pekerjaan karyawan bank. Diduga terinfeksi karena kontak di bank. Penanganan isolasi mandiri sementara.

5. Pria 42 tahun, warga Korong Gadang, pekerjaan provider menara hp. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

6. Pria 38 tahun, warga Pasa Ambacang, pekerjaan karyawan bank. Diduga terinfeksi karena kontak di bank. Penanganan isolasi mandiri sementara.

7. Pria 38 tahun, warga Jati, pekerjaan karyawan bank. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

8. Wanita 44 tahun, warga Sungai Sapiah, pekerjaan karyawan PT. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

9. Wanita 53 tahun, warga Gunuang Sariak, pekerjaan guru. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

10. Wanita 49 tahun, warga Koto Lua, pekerjaan pegawai. Diduga terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Pekanbaru. Penanganan isolasi mandiri sementara.

11. Wanita 25 tahun, warga Lubuk Lintah, pekerjaan tenaga kesehatan. Diduga terpapar dari pekerjaan. Penanganan isolasi mandiri sementara.


Kabupaten Solok 2 orang:

1. Wanita 41 tahun, warga Saok Laweh, status IRT. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

2. Pria 33 tahun, warga Koto Baru, pekerjaan Polri. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

 
Sedangkan pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 11 orang dengan rincian:
1. Wanita 55 tahun, warga Limau Manih, Kota Padang, pasien karantina BPSDM.
2. Wanita 16 tahun, warga Rawang, Kota Padang, pasien karantina BPSDM.
3. Pria 23 tahun, warga Gaduik, Kabupaten Agam, pasien karantina BPSDM.
4. Pria 23 tahun, warga Gaduik Kabupaten Agam, pasien Karantina BPSDM.
5. Wanita 37 tahun, warga Sawahan Timur, Kota Padang, pasien RSUD Rasidin Padang.
6. Pria 37 tahun, warga Sungai Sapiah, Kota Padang, pasien RSUD Rasidin Padang.
7. Wanita 32 tahun, warga Padang Laweh, Kab. Dharmasraya, pasien Dinkes Dharmasraya.
8. Wanita 22 tahun, warga Padang Laweh, Kab. Dharmasraya, pasien Dinkes Dharmasraya.
9. Wanita 25 tahun, warga Padang Laweh, Kab. Dharmasraya, pasien Dinkes Dharmasraya.
10. Wanita 27 tahun, warga Limau Manih Kota Padang, pasien RS Unand.
11. Wanita 80 tahun, warga Gurun Laweh, Kota Padang, pasien RSUP Dr. M. Djamil Padang. (sp)
 
Top