PADANG - Kasus Covid-19 di Sumatera Barat kian mengkhawatirkan. Hingga senja ini, jumlah pasien positif sudah mencapai 1.006 orang. Angka dimaksud sekaligus sebagai koreksi laporan pihak Gugus Tugas Covid-19 Sumbar pagi tadi.

Tercapainya angka 1.006 tersebut setelah adanya tambahan 19 orang positif dari hasil pemeriksaan 1.418 sampel swab pada Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand dan Laboratorium Veteriner Baso, Agam. "Hari ini ada tambahan kasus positif baru 19 orang. Total kasus positif sekarang 1.006 orang. Pasien sembuh bertambah 3 orang, sehingga total yang sembuh menjadi 776 orang," terang Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, Jasman Rizal dalam rilisnya Rabu (5/8).

Dikatakan, dari 1.006 orang yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 tersebut, sebanyak 86 orang atau 8,5 persen di antaranya dirawat pada berbagai rumah sakit. Kemudian yang menjalani isolasi mandiri 79 orang (7,9%), isolasi daerah 9 orang (0,9%) dan isolasi BPSDM 22 orang (2,2%). "Pasien meninggal dunia 34 orang (3,4%) dan sembuh 776 orang (77,1%)," lanjut dia.

Dijelaskan, dari 19 warga Sumbar yang menjadi tambahan pasien positif kemarin, 11 orang di antaranya berasal dari Kota Padang. Selanjutnya 6 orang dari Kota Solok, 1 orang dari Kabupaten Padang Pariaman dan 1 orang lagi dari Kabupaten Agam. Rincian 19 pasien positif tersebut adalah:

Kota Padang 11 orang:

1. Pria 68 tahun, warga Tanah Sirah Piai, pekerjaan swasta. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

2. Pria 30 tahun, warga Korong Gadang, pekerjaan freelance. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

3. Wanita 54 tahun, warga Kuranji, pekerjaan tenaga kesehatan. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

4. Pria 56 tahun, warga Flamboyan Baru, pekerjaan ASN. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

5. Wanita 45 tahun, warga Sungai Sapiah, pekerjaan ASN. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

6. Pria 43 tahun, warga Sawahan Timur, pekerjaan pegawai. Diduga terpapar dari pekerjaan Penanganan isolasi mandiri sementara.

7. Pria 54 tahun, warga Padang Sarai, pekerjaan karyawan BUMN. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

8. Balita (laki-laki) 3 tahun, warga Tanah Sirah Piai. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

9. Pria 29 tahun, warga Padang Besi, pekerjaan ASN. Diduga terpapar dari pekerjaan. Penanganan isolasi mandiri sementara.

10. Wanita 33 tahun, warga Kubu Dalam Parak Karakah, pekerjaan tenaga kesehatan. Diduga terpapar dari pekerjaan. penanganan isolasi mandiri sementara.

11. Wanita 35 tahun, warga Simpang Haru, pekerjaan swasta. Diduga terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Yogyakarta. Penanganan isolasi mandiri sementara.

Kota Solok 6 orang

1. Batita (laki-laki) 2 tahun, warga Simpang Rumbio. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi dengan penanganan isolasi mandiri sementara.

2. Wanita 57 tahun, warga Tanah Garam, pekerjaan ASN. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

3. Pria 64 tahun, warga Tanah Garam, pekerjaan wiraswasta. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

4. Pria 56 tahun, warga Tanjung Paku, pekerjaan wiraswasta. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

5. Pria 56 tahun, warga Aro IV Korong, pekerjaan wiraswasta. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

6. Wanita 36 tahun, warga Nan Balimo, pekerjaan pegawai bank. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

Kabupaten Padang Pariaman 1 orang
Pria 29 tahun, warga Lubuk Alung, pekerjaan ASN. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

Kabupaten Agam 1 orang
Wanita 65 tahun, warga IV Koto, status IRT. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

Pasien sembuh sebanyak 3 orang dengan rincian:
1. Anak-anak (perempuan) 7 tahun, warga Bungus Barat, Kota Padang, pasien Semen Padang Hospital.
2. Pria 34 tahun, warga Pasa Ambacang, Padang, pasien Semen Padang Hospital.
3. Wanita 31 th, warga Lubuak Bauak Kabupaten Tanah Datar, pasien Dinkes Tanah Datar.

Sementara itu, kasus suspek sebanyak 144 orang. Dari jumlah sebanyak itu, 13 orang dirawat dan 131 orang isolasi mandiri. (sp)
 
Top