PADANG - Perantau Nagari Sulit Air, Kabupaten Solok yang tergabung  dalam wadah organisasi Sulit Air Sepakat (SAS) di berbagai penjuru dunia antusias untuk Ikut kegiatan halal bi halal virtual. Halal bi halal tersebut menurut rencana akan diselenggarakan Minggu (21/6).

Ketua Panitia Halal Bi Halal, Nirwan Kamaruddin yang dihubungi swapena.com mengatakan hingga saat ini sudah lebih 600 warga SAS yang mendaftar untuk Ikut kegiatan itu. Sedangkan panitia awalnya hanya menargetkan sekitar 1.000 peserta.

Menurut Korwil 8 SAS Wilayah luar negeri ini, halal bi halal secara virtual adalah yang pertama dilakukan oleh SAS. Hal itu disebabkan pandemi Covid-19 yang masih berlangsung baik di Indonesia maupun di luar negeri.

Sebelumnya, sebagaimana diberitakan media ini, seluruh perantau (SAS) akan mengikuti halal bi halal pada Minggu 21 Juni 2020 mendatang. Karena masih dalam suasana pandemi Covid-19, kegiatan halal bi halal itu diadakan secara virtual.

Halal bi halal itu akan diikuti lara perantau Sulit Air dari berbagai penjuru Tanah Air dan luar negeri, seperti dari tapi DPC SAS Australia, Melbourne, Sydney  Malaysia dan lainnya. Kegiatan akan diisi juga dengan santapan rohani yang akan disampaikan Ustad Das’ad Latif.

Ketua Umum DPP SAS,  H. Samsuddin Mukhtar menyatakan, dengan menggunakan aplikasi Zoom pada halal bi halal virtual tersebut, diharapkan bisa mengakomodir 1.000 peserta. "Selain itu, Ustaz Das’ad Latif juga telah menyanggupi untuk memberikan tausiyah syawalan bagi seluruh masyarakat Sulit Air yang ada di seantero dunia," kata dia.

Halal bi halal itu juga akan diikuti Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Gubernur Riau Syamsuar, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, mantan Wagub DKI Sandiaga Uno dan lainnya. (sp)
 
Top