PADANG - Angka Masyarakat Sumatera Barat yang terpapar virus corona Covid-19 terus melejit. Dalam 24 jam terakhir terjadi tambahan 17 orang sehingga jumlahnya hari ini 238 orang.

"Hari ini terjadi penambahan 17 orang lagi warga Sumbar terinfeksi Covid-19, sehingga total yang telah positif adalah 238 orang," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumatera Barat, Jasman Rizal dalam siaran persnya, Rabu (16/5).

Dissbutkan, lonjakan cukup signifikan terjadi di Kabupaten Agam dengan pertambahan 5 orang  positif . Semuanya adalah tenaga kesehatan berjenis kelamin perempuan dari Puskesmas Baso.

"Di antaranya petugas pengambil sample swab dan petugas kesehatan di posko perbatasan. Mereka berasal dari Tabek Panjang tiga orang, dari Lubuk Basung dan dari Ampang Gadang masing-masing satu orang. Semuanya sekarang isolasi mandiri di rumah, karena termasuk kategori ringan dan tetap di bawah pengawasan ketat tim kesehatan " katanya menjelaskan.

Selanjutnya dari Kota Payakumbuh terdapat tambahan warganya terinfeksi Covid-19 sebanyak 3 orang lagi. Dari jumlah itu, 2 orang berasal dari Balai Nan Duo dan 1 orang dari Lampasi Tigo Nagari. "Mereka terkonfirmasi positif berdasarkan dari hasil tracing dengan kontak sebelumnya yang telah dinyatakan positif," ujar Jasman.

Di Kota Padang, berdasarkan hasil tracing pada beberapa cluster, di antaranya Pasar Raya dan Pagambiran dan lain-lain, menambahkan warganya positif terinfeksi Covid-19. Mereka beralamat di Bunguih Barat, Koto Pulai, Balai Gadang dan Pauh sebanyak 3 orang. Semuanya isolasi mandiri di rumahnya masing-masing, karena masih kategori ringan," kata dia.

Kemudian Kabupaten Solok Selatan, mencatatkan 3 kasus pertama warganya yang positif terinfeksi Covid-19. Semuanya beralamat di Pakan Rabaa. "Ada yang ibu rumah tangga, mahasiswa dan guru. Artinya masih dalam satu cluster. Karena termasuk kategori ringan, maka 2 orang isolasi mandiri di rumahnya dan 1 orang usia 80 tahun dirujuk untuk dirawat di Semen Padang Hospital," sebut Jasman menjelaskan. (sp)
 
Top